Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok: Ikut kami lebih sejahtera atau anda akan mati sendiri

Ahok: Ikut kami lebih sejahtera atau anda akan mati sendiri ahok di merdeka.com. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berambisi mengubah wajah Jakarta menjadi kota yang hijau, nyaman dan bersih. Dengan kondisi yang diimpikan itu, Ahok, sapaan Basuki, berharap akan diikuti kota-kota di berbagai negara.

Mewujudkan semua itu, Ahok siap melakukan berbagai cara. Misalnya di bidang transportasi, Ahok mau menghapus armada angkutan umum yang sudah tak layak.

"Jadi semua bus-bus jelek ini di bawah transportasi Jakarta, dan dia enggak ngetem lagai, bayarnya rupiah per kilometer, supir pun bayarnya 2 kali UMP. Sehingga kesejahteraan sopir angkot bisa membaik," kata Ahok berangan-angan, saat jadi pembicara di Regional SDSN Working Summit, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (26/11).

Selain memperbaiki armada, Ahok juga menginginkan angkutan umum tak lagi memanfaatkan BBM bersubsidi dan beralih memakai bahan bakar gas. Dia juga ingin semua angkutan di Jakarta terintegrasi dengan sistem pembayaran e-ticketing.

Konsep lainnya, membangun tiga koridor busway yang belum terlaksana. Serta, menambah bus tingkat.

"Sehingga orang naik motor segala macam enggak terlalu capai, setiap 10 menit bus tingkat akan jalan, mungkin besok saya akn terima lima bus tingkat Mercedes Bens, ini kelas dunia," tambahnya.

Dengan berbagai rencana ini, lanjutnya, akan terwujud bila ada kesadaran para pemilik usaha angkutan umum juga tentunya partisipasi masyarakat.

"Gampang, begitu enggak ada BBM subsidi pasti akn pindah ke gas, kalau kamu enggak mau pindah ke gas akan hilang sendiri. Sopir anda akan saya bajak, karena bus-bus kita datang baru-baru kita kasih 2 kali ump. Ada bisa ikut kami lebih sejahtera ata anda tidak ikut dan akan mati sendiri," jelasnya.

Andai kata semua angkutan dialihkan ke gas, apa solusi Ahok dengan minimnya SPBG di Jakarta,

"Kenapa bajaj dan angkot tidak suka ubah ke gas, ternyata dia isi ke SPBG-nya jauh, transportasi-nya habis, nah kita cari cara taruh taman dulu. Taman enggak boleh bangun gas? Saya sudah ketemu caranya, saya taruh unit yang mobile, gue tancepin saja. Kita akan taruh di semua taman dekat pemukiman, sehingga angkot bajaj itu semua akan beralih," pungkas Ahok.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP