Ahok geram banyak proyek dikerjakan kontraktor abal-abal
Merdeka.com - Saat meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN), Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyempatkan diri singgah ke SMPNegeri 65 Sunter, Jakarta Utara. Sekitar April lalu sekolah ini pernah terbakar.
Saat memantau ke sana, Ahok, melihat bagian gedung mana saja yang banyak hancur dan perlu segara diperbaiki. Dia menduga, mudahnya api melahap bangunan karena konstruksi bangunan yang jelek.
"Sayangnya juga kontraktor yang menang suka abal-abal. Dia jual lagi. Ya Hampir semua gedung DKI yang menang tender itu tidak langsung bangun padahal di situ dicantumkan tidak boleh pekerjaan utama disubkan. Tapi faktanya, sekolah-sekolah di DKI bisa sampai ke urutan ke empat lho yang bangun itu. Yang dapat dioper-oper, oper-oper," terang Ahok setelah melihat kondisi sekolah, Senin (4/5).
Agar kejadian serupa tak terulang lagi, Ahok meminta pihak sekolah ikut melakukan pengawasan.
"Nah, kepala sekolah harus jelas. Kalau dia kontraktor yang sub-sub lagi harus kita setop itu. Kadang-kadang dia kerja enggak punya alat kerja, enggak punya pegawainya. Ini yang mesti dikejar. Kalau dia main lagi, sub lagi, ketangkep, saya akan ambil secara acak nanti gedung-gedung mana, kan sekarang lagi proses lelang. Nanti sudah lelang, dia mulai kerja. Saya akan datangkan acak. Jadi Begitu ketahuan, kita akan mulai gugat dia," ujar Ahok.
Menindaklanjuti kondisi bangunan yang sudah tak layak pakai itu, pihaknya segara melakukan perbaikan. "Tahun ini kita akan mulai bangun juga," pungkas Ahok.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya