Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok gandeng Polda Metro & Kejati buat optimalkan serapan anggaran

Ahok gandeng Polda Metro & Kejati buat optimalkan serapan anggaran Ahok dan Tito tandatangani MoU. ©2015 merdeka.com/faiq hidayat

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membentuk tim sinergi dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran Pemprov DKI Jakarta. Tim Sinergi ini bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Perlu saya laporkan ke depan akan lebih terurai, menandatangani KAU-PPAS. Beberapa dokumen lelang sudah siap dilelang, sebab butuh lima bulan untuk dilelang, penganggaran ini harus ditaruh di KAU-PPAS, jangan alasan takut lagi untuk SKPD," ujar pria disapa Ahok dalam sambutan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/11).

Menurut Ahok, Tim Sinergi dibentuk lantaran Dinas Pembangunan Umum (PU) DKI Jakarta akan membangun trotoar, jalan dan rumah susun yang menghabiskan biaya ratusan miliar pada tahun 2017 mendatang. Sehingga anggaran itu bisa diawasi dengan Tim Sinergi ini.

"Jadi perusahaan abal-abal cabut saja dari Jakarta kalau tidak beres, biaya sosialisasi, dan lain-lain yang enggak perlu dicoret saja, tahun 2017 akan ketat lagi," ujar Ahok.

Sementara di tempat terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menyatakan kepolisian menyertakan 10 orang dari Direktorat Kriminal Khusus bidang tindak pidana korupsi. Tim Sinergi ini sudah mulai bekerja pada hari ini.

"Intinya tim untuk assistensi dalam rangka pengelolaan anggaran di DKI. Kita tahu masyarakat butuh pembangunan DKI. Anggaran untuk bangun DKI," ujar Tito.

"Selama ini penyerapan anggaran belum maksimal. Kita ingin ikut terlibat dengan Gubernur yang ingin perubahan Jakarta. Beliau sangat detail sekali dan berusaha lurus supaya kebocoran tidak terjadi dan pengelolaannya efisien," tandasnya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP