Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok dukung PKL dagang di area Jakarta Islamic Center

Ahok dukung PKL dagang di area Jakarta Islamic Center Ilustrasi Pedagang Kaki Lima. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku, dirinya sama sekali belum mengetahui mengenai pagelaran acara Lenggang Jakarta, yang dihelat di Jakarta Islamic Center (JIC), Jakarta Utara.

Namun, Ahok mengaku memberi izin pembuatan wadah untuk menampung pedagang kaki lima (PKL), seperti konsep Lenggang Jakarta yang beberapa waktu lalu digelar di Monas dengan konsep lokasi binaan (lokbin).

"Bisa juga (seperti Lenggang Jakarta), belum ada laporan ke saya, bebas saja sih," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8).

Ahok bahkan mengatakan, dirinya telah memerintahkan jajarannya untuk mendorong para PKL tersebut, agar bisa berjualan di dalam kawasan JIC.

"JIC sudah saya perintahkan kemarin, mereka sudah setuju, dan mereka lagi cari. Saya pingin PKL yang di luar tuh masukin ke dalam, kan JIC nanti mau jadi tempat wisata rohani. Jadi di situ orang bisa menikmati kuliner yang halal, begitu kan," ujar Ahok.

"Tapi saya enggak tahu pembicaraannya apakah mirip dengan Lenggang Jakarta, atau pembinaan seperti lokbin. Tapi intinya, memasukkan PKL sudah ada, saya yang minta waktu itu. Saya sudah bicara," pungkasnya.

Ahok berharap, seluruh dagangan makanan yang ada di wilayah JIC itu, bisa mendapatkan stempel dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, dirinya juga berharap agar pedagang juga bisa melayani pembelian, dengan menggunakan mesin cashless transaction. Hal ini menurutnya harus melalui pelatihan terlebih dahulu, agar nantinya bisa diundi siapa saja PKL yang bisa masuk dan berjualan di dalam kawasan JIC tersebut.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP