Ahok cibir Sandi: Daging sapi Singapura lebih murah, mata sapi kali!
Merdeka.com - Sandiaga Uno, calon wakil gubernur yang diusung Gerindra dan PKS mencibir soal tingginya harga sapi di Jakarta dibandingkan dengan Singapura. Saat dimintai tanggapannya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menjawab dengan nada sinis bahwasannya data Sandiaga salah.
"Data sapi salah. Daging Singapura lebih murah, kata siapa bos? Mata sapi kali," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/10).
Ahok enggan berdebat dengan Sandiaga di media. Dia lebih baik menunggu debat resmi pasangan calon gubernur DKI yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum.
Dia juga menyarankan, Sandiaga memegang data akurat sebelum bicara. "Nanti kan kita ada debat buat semua calon. KPU sudah mengatur debat tiga kali," tutupnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma, menilai, Sandiaga tidak apple to apple dalam membandingkan harga daging sapi di Jakarta dan Singapura. Marina mengatakan, Singapura menjual daging berdasarkan grade, tidak seperti di Jakarta yang pada umumnya menjual jenis secondary cut saja di pasar umum.
"Di Singapura yang murah itu dari grade kerbau, daging India. Itu memang murah. Nah, kita di sini kalau jenis itu juga murah yang baru diimpor sama Bulog," ujar Marina.
Jika dibandingkan dengan grade yang sama, Marina mengatakan, harga daging di Indonesia dengan Singapura tidak akan berbeda jauh. Terlebih lagi, Indonesia dan Singapura sama-sama mengimpor daging, salah satunya dari Australia. Marina tidak menyebutkan berapa harga daging di Singapura.
Dia hanya menyebutkan harga daging di Singapura dijual berdasarkan berbagai macam grade, sedangkan di Jakarta umumnya hanya dijual daging secondary cut di pasar. Berdasarkan data dari situs web Informasi Pangan DKI Jakarta, harga daging itu di pasar saat ini Rp 116.219 per kilogram.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya