Ahok: Bir itu zamannya Ali Sadikin, kok saya yang disalahkan
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dalam rancangan pagu anggaran 2015 mencantumkan pendapatan daerah sebanyak 23 persen disumbang dari PT Delta Djakarta yang bergerak di bidang produsen bir. Hal itu mendapat kritikan dari Kemendagri.
Ahok, sapaan Basuki, juga pernah menyebut bir tak akan membuat orang mati. Bahkan katanya, jika yang dipersoalkan minuman beralkohol, maka di obat batuk pun juga mengandung alkohol.
Ucapan Ahok kemudian jadi ramai diperbincangkan. Ahok heran apa yang salah dengan kebijakan dan ucapannya soal bir yang menurutnya keberadaan pabrik bir untuk menjaga ketahanan pangan di era Gubernur Ali Sadikin tahun 1970. Dia lantas menceritakan awal mula pembangunan PT Delta Djakarta.
"Itu zamannya Ali Sadikin kan tahun 1970. Saya juga tidak mengerti apa maksudnya. Begini menurut cerita yang saya dengar, Ali Sadikin butuh menangani beras supaya bisa jaga kebutuhan warga DKI maka dia dan beberapa orang membentuk PT Food Station di Cipinang untuk menjadi gudang beras," jelas Ahok di Balai Kota Jl. Medan Merdeka Barat, Jumat (10/9).
Lanjut Ahok, perizinan membuka pabrik angker bir Oleh Ali Sadikin juga tak lepas dari rencana membangun sekolah dan puskesmas di Cipinang kala itu. Ali Sadikin, cerita Ahok, memberikan izin untuk adanya kasino sejalan dengan mengizinkan pembangunan sekolah dan puskesmas. Kasino tersebut pun mengimpor bir dari Filipina dan Belanda. Tapi muncul kemudian pikiran untuk mendirikan pabrik bir agar tak lagi mengimpor dari luar negeri.
"Ali Sadikin juga izinkan bangun kasino supaya izinkan juga bangun puskesmas dan sekolah di Cipinang. Mungkin bagian dari itu ada Kasino, maka diimporlah bir dari Filipina atau Belanda. Mungkin pikirannya waktu itu, daripada impor lebih baik undang perusahaan dari Filipina untuk bangun di Cipinang. Akhirnya terbentuklah PT Delta Djakarta ini," tutur Ahok.
Bila telah ada di zaman Ali Sadikin, Ahok protes kenapa kini dirinya yang disudutkan. Lagi pula, katanya, banyak orang Indonesia sejujurnya suka menenggak bir.
"Akhirnya dibentuklah PT ini. Kok tiba-tiba ketika saya jadi gubernurnya, Ahok kok jadi salah semua. Kan banyak orang suka bir. Kan lucu. Tanya saya kenapa, saya juga tidak mengerti," tutup Ahok yang mengklaim dirinya tak menyukai bir.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya