Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok bingung lihat daftar petugas kebersihan di Jakarta

Ahok bingung lihat daftar petugas kebersihan di Jakarta HUT Kopri ke-41. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memutuskan kerja sama dengan pihak swasta mengenai pengelolaan sampah sejak 2013. Sebab, beberapa wilayah telah memiliki pekerja kebersihan sendiri.

Namun demikian masih saja beberapa wilayah di DKI itu mengaku masih memerlukan dan ingin menambah tenaga kerja tambahan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun mengaku bingung atas hal itu.

"Setiap kelurahan ada cleaning service. Kenapa masih ada 4.500-an nama yang pekerja lepas? Itu pertanyaan kita. Anda ada cleaning service tapi kenapa masih siapkan orang begitu banyak, nggak bisa jawab," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/2).

Ahok menduga, nama tersebut merupakan pekerja pengangkut sampah di lapangan dari pengelola swasta. Hal ini berdasarkan total 4.000 pekerja kontrak yang masuk dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta, hanya 2500 orang yang memiliki data diri lengkap.

"Saya lagi cek jangan-jangan orang-orang yang harus kita bayar ini orangnya swasta. Kesannya seolah-olah masih swasta itu orang baru kita rekrut tapi hanya 2.500-an yang ada alamat dan nomor telepon. Kita lagi cek ada apa," ungkapnya.

Pembersihan sampah di Jakarta saat ini masih tetap dilakukan oleh pihak swasta. Sesekali, masih nampak petugas dari SOR, salah satu perusahaan swasta yang bertugas mengangkut sampah. Sebab, Pemprov DKI Jakarta memang masih melakukan kerja sama dalam pengangkutan sampah.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP