Ahok berambisi datangkan 1.000 bus Transjakarta dalam 2 tahun
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menargetkan pengadaan 1.000 bus Transjakarta dalam waktu dua tahun. Selain itu, ia juga ingin pembangunan koridor baru dikebut seperti di Ciledug.
"Kalau tambah banyak-banyak bisa tambah Transjakarta hampir 1.000 dalam dua tahun ini sudah bagus banget," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6).
Ahok mengatakan, sementara ini yang dilakukan oleh Pemprov DKI adalah melakukan integrasi angkutan seperti Kopaja. Angkutan itu kini sudah bisa masuk jalur busway.
Ia mengakui, masih banyak kekurangan. Karena orang dari naik Transjakarta berlanjut naik Kopaja harus membayar kembali sebesar Rp 5 ribu.
"Betul harus bayar, sementara ini harus bayar karena kami belum bisa mengumpulkan mereka dalam satu konsorsium," katanya.
Tapi jika nanti Transjakartanya tiap 3 menit ada, maka Ahok yakin masyarakat tidak lagi banyak menggunakan Kopaja. "Selama ini kan kamu masih naik itu kan? Itu yang kita bilang sebelum terintegrasi mesti bertahap integrasinya," ujarnya.
Ahok mengakui, saat itu Pemprov DKI baru merayu pengelola Kopaja agar mau menggunakan jalur busway. "Jadi kalau Anda investasi Kopaja, Kopami atau Metromini baru, Anda dapat keuntungan bisa jual tiket Rp 5 ribu terus penumpang dapat bonus naik Transjakarta, itu dulu," jelasnya.
Untuk mengatasinya, maka Pemprov telah membeli PPD. Dengan demikian, orang nanti setelah naik Transjakarta beralih ke PPD bisa gratis.
"Pasti kalau punya kami bisa langsung loncat," tegasnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya