Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok: Benar enggak sih camat punya Lamborghini dan Fortuner?

Ahok: Benar enggak sih camat punya Lamborghini dan Fortuner? Ahok di Pasar Induk Kramat Jati. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah berulang kali memperingatkan PNS di lingkungan Balai Kota untuk mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Namun, hal tersebut belum sepenuhnya ditaati PNS DKI.

"Penting, supaya waktu tercatat saya bisa monitor jujur atau tidak jujur, kalau tiba-tiba ada laporan si A naik Lamborghini benar enggak sih camat punya Fortuner?" kata Ahok saat menghadiri seminar Deloitte Infrastructure Week, Grand Hyatt Hotel, Senin (14/3).

Pihaknya tidak menolak jika ada masyarakat yang melaporkan harta kekayaan pejabat yang dianggap tidak wajar. Semisal, ada pejabat yang memiliki mobil sport mewah.

"Tiba-tiba ada laporan si A naik Lamborghini benar enggak sih camat punya? Dia lapor enggak kalau dia bilang pinjam berarti gratifikasi," katanya.

Sementara itu, untuk lingkungan Pemprov DKI, Ahok memberi tenggat waktu bagi pejabat selama tiga bulan untuk menyelesaikan LHKPN.

"Kita kan sampai eselon 4, kan setelah mereka diangkat ada waktu 3 bulan," ujarnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP