Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok beberkan kecurangan pengembang properti

Ahok beberkan kecurangan pengembang properti Ahok di BI. ©2016 merdeka.com/renald

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok mengakui lemahnya perjanjian antara pengembang dengan pemerintah daerah. Kondisi ini akhirnya membebani APBD saat terjadi sesuatu dalam pengerjaan proyek. Dia mencontohkan,‎ jebolnya tanggul di Pantai Mutiara, Pluit. Pengembang perumahan lepas tangan atas kejadian tersebut. Sebab tidak ada kewajiban mereka melakukan pembenahan.

"Dulu enggak pernah membangun sesuatu ada sanksi. Hampir semua," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/6).

Kondisi semacam ini sangat menguntungkan pengembang. Setelah meraup keuntungan berlipat ganda karena terjualnya properti, mereka lepas tangan. Padahal‎ pengembang perumahan sering melakukan kecurangan terkait penyediaan fasilitas di perumahan yang mereka bangun.

Atas dasar kasus tersebut, mantan Bupati Belitung Timur memiliki ini memiliki ide menetapkan kontribusi tambahan setiap pemberian izin. Sehingga pengembang‎ tidak hanya membangun dan menjual, tetapi juga merawat.

"Enak aja lu untung. Bagi dong untungnya. Bukan buat saya pribadi ya tapi bagi buat infrastruktur," ‎tegasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP