Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok ancam penjarakan PNS yang potong gaji PHL

Ahok ancam penjarakan PNS yang potong gaji PHL ahok di merdeka.com. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kaget ada PNS Dinas Kebersihan yang memotong gaji pekerja lepas. Selain melaporkan PNS tersebut ke Polda Metro Jaya, Ahok, sapaan Basuki, berencana memanggil sejumlah orang di dinas itu yang mengetahui persoalan pemotongan upah tersebut.

"Nanti kita panggil. Jadi selama ini oknum PNS itu selalu menjual nama mandor dan PHL. Kalau ketangkap, kita pecat karena mungkin duitnya nyetor ke dia," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/9).

"Mana mungkin sih, mandor bawahan mainin duit sampai miliaran gitu," katanya menambahkan.

Ahok menduga, selain pemotongan gaji para PHL itu, modus permainan PNS itu membuat daftar PHL fiktif. Seperti pola permainan pembagian rusun beberapa waktu silam.

Untuk itu, lanjut Ahok, Pemprov DKI akan memastikan para oknum PNS yang akan dipanggilnya itu terlibat. Bila benar, Ahok tak segan memenjarakan mereka.

"Sebab, kalau PNS ini bilang enggak tahu, berarti dia lalai dong. Lepasin duit seenaknya. Itu mah sudah bohong. Sama kayak Rusun, PU Tata Air, Dinas Kebersihan, PU jalan yang taman. Pola permainannya sama. Makanya saya pikir kali ini PHL yang terima duitnya itu yang bohongan, penjarain aja," ujar Ahok.

"Kalau dipenjarain kan dia akan nyanyi. Dia pasti teriak nih. Nah kalau mau sogok, mau sogok berapa orang? Kita penjarain saja udah. Biar dia nyanyi. Kalau dia nyanyi dan bilang nama PNS lain, ya penjarain saja PNS-PNS itu dan kita pecat," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP