Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok ancam pecat guru di DKI yang langgar aturan

Ahok ancam pecat guru di DKI yang langgar aturan Ahok resmikan RPTRA Bintaro dan Karet. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam bakal memecat guru yang melanggar aturan. Pria akrab disapa Ahok ini meminta agar guru di DKI agar terus belajar untuk memperkaya ilmunya.

"Bapak ibu laporkan. Rumusnya cuma tiga. Pecat pecat pecat. Kalau guru nggak punya hati, berhentikan," ujar Ahok dalam sambutannya membuka program sekolah aman di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).

Menurut Ahok, Pemda sudah mengoptimalkan kerja guru dengan memberikan tunjangan hidup yang memadai. Gaji PNS-guru di DKI, kata dia jauh lebih besar daripada PNS-guru di Propinsi lain.

"Enak tuh jadi PNS di Jakarta. Hanya sekarang guru harus belajar terus. Dulu banyak yang jalan belanja. Sekarang nggak ada lagi guru-guru yang jalan-jalan. Belajar terus," kata Ahok mengingatkan.

Terkait program sekolah aman, Ahok meminta agar dijalankan sungguh-sungguh oleh setiap sekolah. Memperhatikan hal yang mendasar di sekolah seperti kebersihan, ketersediaan sarana prasarana, kesehatan para murid, faktor kenyaman sekolah adalah tugas para guru.

"Saya sebenarnya nggak mau acara seremonial kayak gini. Karena akan lupa. Cuma foto-foto, yang benar bapak ibu harus punya bukti," tegas Ahok.

Namun demikian, mantan politisi Partai Gerindra ini sadar jika sumbangsih Pemerintah dalam mencukupi kebutuhan sekolah swasta masih belum seberapa. Rencananya, kata dia Pemprov akan mengeluarkan KJP bagi sekolah swasta sebagaimana yang telah didapatkan sekolah negeri.

"Saya kira di Pemda saya tidak ada toleransi hanya masalah di swasta. Mereka berjasa hanya sekolah gak baik. Makanya mulai tahun ini kita buat KJP," tutup dia.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP