Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok akui kantor temanAhok adalah aset Pemprov DKI Jakarta

Ahok akui kantor temanAhok adalah aset Pemprov DKI Jakarta Teman Ahok. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama mengakui bahwa kantor yang digunakan temanAhok yang berada di Graha Pejaten IV Nomor 3, Jakarta Selatan, adalah aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI diketahui menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta atas kepemilikan kantor itu.

"Itu punya pemda, kompleks DPRD. Lalu itu dikerjasamakan dengan PT. Sarana Jaya kalau enggak salah," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/3).

Ternyata sebelum digunakan temanAhok, kantor itu pernah juga digunakan oleh pendiri Cyrus Network sekaligus relawan Jakarta Baru, pendukung pasangan Jokowi-Ahok, Hasan Nasbi saat Pilgub 2012 silam.

"Iya, betul. Tapi dia bukan kerja sama dengan temanAhok. Dia kerja sama dengan PT lain, PT lain nyewa-nyewain. Itu sudah dipakai dari Hasan itu, sejak waktu tim dulu kayaknya," terangnya.

Dia menceritakan, saat 2012 lalu, Hasan menyewa dari perusahaan swasta yang bekerja biasa menyewakan rumah-rumah di kawasan itu. Dan sampai saat ini digunakan oleh temanAhok.

"Jadi Hasan bukan sewa sama DKI. Sewanya sama PT yang swasta itu, dia yang fasilitasi, pinjemin sama anak-anak itu," jelas mantan politisi Gerindra ini.

Karena ada kerjasama dengan pihak swasta, Ahok sendiri menyebut tidak mempermasalahkan salah satu rumah itu dijadikan tempat berkumpul dan sekretariat temanAhok.

"Sah-sah saja. Karena, memang itu sudah dilepas (ke perusahaan swasta) gitu. Bukan kita kan, sudah lepas," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP