Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok akui Jakarta terlambat puluhan tahun membangun rumah susun

Ahok akui Jakarta terlambat puluhan tahun membangun rumah susun Ahok di Rusun Marunda. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai, Pemprov DKI sudah sangat terlambat melakukan pembangunan rumah susun sewa sederhana (rusunawa). Untuk mengejar ketertinggalan, Pemprov DKI harus mengebut pembangunan hunian vertikal ini.

Permasalahannya tidak hanya jumlah rusunawa. Ahok mengungkapkan, hunian sewa tersebut banyak yang digunakan oleh mereka yang seharusnya. Ada pula kasus jual beli rusunawa.

"Kita ini ada keterlambatan puluhan tahun membangun rumah susun. Rumah susun yang dibangun pun dulu banyak jual beli. Nah kita bangun kan telat," katanya di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Rumah Pintar (RPTRA), Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (19/5).

Untuk mengantisipasi kecurangan tersebut, mantan Bupati Belitung Timur ini menginstruksikan anak buahnya untuk penertiban secara berkala. Dengan demikian maka pemindahan warga tidak dalam jumlah banyak. Langkah ini akan lebih efektif untuk memastikan unit rusunawa tepat sasaran.

"Kalau sudah jadi misal kayak Daan Mogot, mungkin tahun ini akan bangun tujuh tower, 23 lantai nanti kalau sudah jadi buat siapa? Yang tinggal di Daan Mogot akan kami tawari, mau enggak tinggal yang bagus? Kalau dia mau ya dia pindah. Berarti yang diterbitkan pertama," tutup mantan politisi Gerindra ini.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP