Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok akui BUMD DKI belum bersinergi

Ahok akui BUMD DKI belum bersinergi Golkar resmi dukung Ahok. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menilai perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta masih enggan bersinergi. Hal paling terasa terkait penggunaan bank. Rata-rata para perusahaan ini enggan menggunakan Bank DKI.

"Semua BUMD enggak pernah gunakan Bank DKI. Terus rapat hampir BUMD enggak ada yang memakai ballroom hotel kita buat rapat. Contoh lain beli beras mana pernah kejadian hotel beli beras sama food station. Ada pemasok sendiri," kata Ahok di Jakarta, Rabu (20/7).

Sinergi ini, kata Ahok, bukan mengartikan dirinya ingin membangun konglomerasi. Padahal pihaknya juga telah memasukkan orang-orang profesional dalam jajaran direksi BUMD.

"Dulu kita enggak mau masukan orang profesional, kalau sekarang kan semua profesional. Memang ada beberapa pejabat ada kepentingan baik, kita taruh selebihnya kita enggak ada," jelas Ahok.

Ahok menilai satu persatu BUMD mulai berjalan dengan baik. Meskipun belum sampai ada target.

"Target saya kan misal mau menekan sembako, kita mau kuasai sembako. Kalau dihitung survei KHL (kebutuhan hidup layak) hampir 70 persen habis di sembako. Kalau kita mau menekan garis ini enggak naik, mahal. Kalau naik garis ini kan mahal, kamu harus teken sembako, teken sembako dari mana? Nah harus ada sinergi foodstation, pasar jaya dan Bank DKI," terangnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP