Ahok akan pasang parkir meter di Kelapa Gading
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengujicoba alat pakir meter di pusat perbelanjaan. Pertama kali akan diujicoba di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, akan ada perluasan setelah Jalan Sabang dalam penerapan parkir meter.
"Kami mau perluas (wilayah meteran parkir). Setelah Sabang, kami mau percepat penertiban parkir di Kelapa Gading, mungkin bulan Desember (ujicoba), tadi saya sudah rapat dengan Pak Heru (Heru Budi Hartono, Kepala BPKD)," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/11).
Tarif parkir yang diterapkan pun sama seperti tarif meteran parkir di Jalan Sabang, yakni Rp 5000 tiap jamnya untuk mobil dan Rp 2000 tiap jamnya untuk motor.
Ahok menambahkan, akan menerapkan pembayaran meteran parkir dengan sistem e-money. Pemprov DKI Jakarta telah sepakat bekerjasama dengan beberapa bank, di antaranya Bank DKI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri.
"Mereka (bank) sudah oke bekerjasama dengan kami. Karena tugas bank banyak juga, tugas untuk PKL (pedagang kaki lima), kartu rusun, Kartu Jakarta Pintar (KJP), pasar rakyat, pajak online, dan lainnya. Tetap bulan ini (ujicoba e-money)," terangnya.
Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sunardi Sinaga mengatakan pihaknya bakal segera mengundang tim IT untuk menyelesaikan permasalahan teknis e-money. Tim itu bakal menghubungkan jaringan bank dengan mesin meteran parkir.
"Minggu kedua bulan November ini ujicoba tap e-money," kata Sunardi. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya