Ahok akan gandeng swasta asing garap lanjutan proyek MRT
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau disapa Ahok, telah berupaya untuk melanjutkan pembangunan jalur mass rapid transit (MRT). Dia kini tengah berencana membuat jalur MRT dari Timur ke Barat. Sedangkan untuk Utara ke Selatan Jakarta, telah dikerjakan oleh pihak MRT.
Mantan Bupati Belitung Timur ini ingin pembangunan jalur MRT bisa dikerjakan berbarengan dan tepat waktu. "Kami ingin Timur-Barat ini DKI saja yang kerjakan. Kita minta mereka (MRT) Balaraja, Tangerang ke Cikarang, Bekasi. Jangan tunggu tahun 2027, kebutuhan kita kan paling mendesak kita ingin Timur-Barat dan Utara-Selatan bisa bareng," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis, (24/4).
Politisi Partai Gerindra ini juga yakin bisa melakukan pembebasan lahan dari Bekasi sampai Tangerang dengan mudah. "Kita akan usahakan tidak banyak pembebasan lahan. Lewatin jalur existing yang ada. Tapi kalau swasta mau, bisa saja kerja sama dengan perumahan-perumahan. Suruh dia kaji saja. Perumahan jadi untung dilewatin MRT," tutur dia.
Ahok menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak mau sembarang bekerja sama untuk mengerjakan proyek MRT, lantaran dikhawatirkan akan terjadinya kecurangan. Pemprov DKI akan bekerja sama dengan perusahaan swasta yakni Mac Quarry yang merupakan perusahaan sekuritas yang membiayai proyek MRT di Korea Selatan, Londan dan kota-kota lainnya.
"Nah kalau gitu Anda (Mac Quarry) bikin saja kajiannya. Apakah untung atau tidak. Dengan pengalaman dia buat kajian, kan berarti ada harapan bisa untung. Kalau enggak, dia tidak mungkin buat kajian," imbuhnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya