Agar tak kena macet, bus wisata harus tentukan rute perjalanan
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta akan mendatangkan bus wisata dari China. Bus tersebut akan digunakan bagi wisatawan untuk berkeliling Jakarta.
Menurut pengamat transportasi Yayat Supriatna, pemprov harus memikirkan terlebih dahulu rute dari bus wisata tersebut. Hal itu mengingat jalanan ibu kota yang macet dan dikhawatirkan membuat wisatawan tidak nyaman.
"Bisa juga menggunakan jalur Busway untuk alternatifnya tetapi apakah nantinya bisa mengganggu perjalanan Transjakarta atau tidak," ujar Yayat saat dihubungi merdeka.com, Rabu (8/1).
Yayat menambahkan, kalau bus wisata terjebak macet, hal itu akan sia-sia karena wisatawan tidak bisa menikmatinya. Maka dari itu, Yayat menyarankan pemprov untuk menentukan rute bus ke kawasan mana saja.
"Kan nanti kasihan wisatawan malah jadi tontonan masyarakat kalau terjebak macet. Jadi tentukan wisata apa yang ingin ditonjolkan, kalau hanya Jalan Sudirman yah tidak menarik," katanya.
Selain itu, pemprov juga sudah harus memikirkan bus wisata tersebut gratis atau berbayar. Jika berbayar, maka Pemprov harus menyiapkan pemandu tur bagi para wisatawan.
"Tetapi kalau gratis nanti bisa disusupi penumpang gelap entah copet atau apa," tuturnya.
Yayat juga meminta pemprov harus jeli dalam menjaring wisatawan asing. Yayat mencontohkan, kawasan Jalan Jaksa, Menteng atau Kemang, Jakarta Selatan, merupakan daerah yang banyak wisatawan asing.
"Di mana wisatawan asing sering nongkrong di situ harus lihat celahnya," katanya.
Biasanya, lanjut Yayat, wisatawan asing lebih senang dengan private tour. Artinya, wisatawan asing lebih suka dengan waktu singkat namun mengunjungi banyak tempat.
"Tetapi kalau saat ini masih untuk uji coba yah tidak apa. Hanya perlu dipersiapkan manajemen yang baik," kata dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya