Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Agar kerja maksimal, penjaga perlintasan KA diberi sertifikasi

Agar kerja maksimal, penjaga perlintasan KA diberi sertifikasi Perlintasan Kerata Api di Bintaro. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Perhubungan berencana memberikan sertifikasi kepada para penjaga pintu perlintasan kereta api. Sertifikasi tersebut dimaksudkan agar penjaga pintu perlintasan mengetahui secara pasti buka tutup perlintasan tersebut.

Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan, pemberian sertifikasi penjaga tersebut akan dimulai pada Januari 2014 mendatang. Menurut dia, saat ini Jakarta memiliki 166 pintu perlintasan kereta api, sehingga harus dijaga untuk meminimalisasi kecelakaan.

"Kira-kira 166 pintu perlintasan terus ada beberapa yang resmi dan ada yang tidak resmi, yang tidak resmi kita lihat kembali apa bisa langsung ditutup atau tidak tapi yang jelas kita akan mengontrol sebanyak mungkin. Kan kalau penjaga perlintasan itu seharusnya ada sertifikasi ya. Dia harus tahu bagaimana dan saat gimana dia melakukan buka tutup segala macam, itu nanti akan dilakukan secepatnya pada bulan Januari," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).

Bambang menegaskan nantinya Kemenhub, Kementerian PU, PT KAI dan Pemprov DKI Jakarta akan melakukan koordinasi untuk memperjelas rencana pemberian sertifikasi penjaga pintu kereta tersebut.

"Tapi nanti kira-kira minggu depan kita akan rapat lagi, jadi PU, kita (Kemenhub), PT KAI dan DKI untuk menentukan dari 166 mana yang kita assessment terlebih dulu kita tangani," kata dia.

Bambang menjelaskan petugas pintu perlintasan kereta api tersebut akan ditempatkan di tempat-tempat yang lalu lintasnya sangat padat. Langkah tersebut akan diterapkan lebih dahulu sebelum Pemprov DKI membangun jalan layang kereta api.

"Itu juga akan kita lihat kembali apakah hal seperti ini harus kita tangani segera atau kita tutup atau bahkan kita untuk sementara waktu menempatkan petugas di sana," jelas dia.

Menurut Bambang, pemberian sertifikasi penjaga pintu perlintasan tersebut merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi kecelakaan yang banyak terjadi di pintu perlintasan kereta api.

"Paling tidak jangka yang sangat-sangat pendek adalah sertifikasi semua penjaga perlintasan. Bagaimanapun juga yang namanya jalan kereta api yang utama kan kereta apinya, gitu ada UU, kaya kemaren yang itu kan sebenarnya kecelakaan jalan itu," pungkas dia. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP