Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada RS tolak BPJS, Ahok usulkan naikkan tarif

Ada RS tolak BPJS, Ahok usulkan naikkan tarif Ahok naik BKTB. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) membenarkan adanya 71 rumah sakit yang menolak PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Sebab, tarif yang diberlakukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbeda dengan tarif rumah sakit.

"Kita udah minta untuk menjalankannya selama tiga bulan, lalu masukkan biaya tarif mereka (rumah sakit) tapi sepertinya masih belum sesuai," jelas Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (4/3).

Untuk mengatasinya, kata Ahok , maka langkah penting yang harus diambil adalah penyetaraan tarif. Harapannya dengan cara tersebut, tidak ada rumah sakit yang akan menolak BPJS.

"Kita akan naikkan tarif aja, karena itu keluhan mereka," tutupnya.

Seperti diketahui, Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) telah melebur menjadi JKN dan dikelola PT BPJS. Di Jakarta, dari 152 rumah sakit yang ada, saat ini terdapat 81 rumah sakit yang melayani pasien JKN.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati memastikan, pelayanan JKN tidak berpengaruh terhadap pasien BPJS. Meskipun, hingga kini masih terdapat 71 rumah sakit di Jakarta masih menolak bergabung dengan BPJS lantaran tidak cocok dengan sistem pembayaran Indonesian Case Based Groups (INA CBGs).

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP