Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada PNS yang ketahuan tak netral di Pilgub DKI

Ada PNS yang ketahuan tak netral di Pilgub DKI PNS DKI. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengakui telah menerima banyak laporan adanya indikasi keterlibatan PNS dalam Pilgub DKI pada 15 Februari lalu. Namun, Sumarsono menjelaskan, semua laporan yang masuk harus diselidiki dulu sebelum dibuat berita acara perkaranya.

Mantan Plt Gubernur Sulawesi Utara tersebut menjelaskan, setiap laporan yang masuk akan dilakukan tahap penyelidikan dulu.

"Laporan masuk, tapi kan belum bisa di BAP, kita cek. Tahapnya adalah, tahap penyelidikan dulu," kata Sumarsono, di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Rabu (15/3).

Setelah dilakukan penyelidikan, jika terbukti PNS tersebut tidak netral maka akan langsung dibuat BAP-nya.

Sejauh ini, menurut pengungkapan Sumarsono, baru ada satu orang PNS yang positif terindikasi tidak netral dan sudah dibuatkan BAP-nya. Namun, ia enggan mengungkap identitas PNS tersebut.

"Yang di BAP baru satu," ungkap Sumarsono.

Seperti sebelumnya, ia menyatakan bahwa sanksi yang akan diterima oleh PNS yang tidak netral sangat tegas.

Selain itu, Sumarsono juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang sudah memberikan laporan, terutama laporan dari media. Tak hanya media pemberitaan, laporan melalui media sosial dan pesan singkat SMS pun menurutnya sangatlah membantu.

"Jadi kita menghargai teman-teman media, setiap kali menemukan akan kita selidiki. Karena laporan media buat kami adalah info penting buat ambil kebijakan," tandas Sumarsono.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP