Ada laporan pejabat eselon II gratifikasi, Ahok bilang 'tangkep aja'
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, mengaku sudah memegang siapa nama pejabat Pemprov DKI yang diduga menerima gratifikasi. Hal itu diketahuinya berdasarkan laporan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuti Kusumawati.
Ahok, sapaan Basuki, tak mau menyebutkan nama jajarannya tersebut yang dituding telah melakukan gratifikasi. Namun, dirinya hanya menyebut bahwa yang bersangkutan merupakan salah satu pejabat di level eselon II.
"Itu Ibu Tuti yang laporin salah satunya, Ibu Tuti Bappeda. Ini pejabat top di DKI, yang hebat lho. Eselon II. Ada juga Eselon II yang lain tapi saya enggak enak sebutin yang lain," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8).
Ahok mengaku mendapat laporan, jika pejabat yang dimaksud itu telah mendapatkan semacam upeti dari suatu pihak, pada saat lebaran kemarin dengan perantara anak buahnya.
Menurutnya, pelaku gratifikasi semacam itu harus mendapatkan hukuman berat, agar mereka jera karena sudah melakukan gratifikasi dan praktik serah terima upeti.
"Dia enggak korupsi, tapi bawahannya nyetorin upeti buat lebaran, itu kan gratifikasi kan," ujar Ahok.
"Ya udah, tangkapin aja lah," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya