Ada Demo RUU Cipta Kerja di DPR, Polisi Imbau Terapkan Protokol Kesehatan
Merdeka.com - Gerakan Buruh bersama Rakyat (GEBRAK) akan melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, pada Kamis (16/7), sekitar pukul 10.00 Wib. Aksi yang dilakukannya itu untuk menuntut 'Pembatalan Pembahasan Omnibus Law' RUU Cipta Kerja.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan adanya demo tersebut. Karena, surat pemberitahuan tersebut sudah masuk atau diterima pihaknya.
"Memang benar ya (demo), surat pemberitahuannya sudah masuk ke Polda Metro Jaya, pemberitahuannya saja. Kita sudah menyurat ke Mabes Polri," kata Yusri, Kamis (16/7).
Ia pun mengimbau kepada massa aksi untuk tetap tertib dalam menyampaikan pendapat (demo) nanti.
"Tetapi kesiapan anggota untuk mengamankan kita akan siap, harapannya cuma 1 kami mengimbau teman-teman, saudara-saudara yang akan melakukan penyampaian pendapat di muka umum supaya tertib," ujarnya.
Tak hanya tertib dalam melakukan aksi nanti, ia juga meminta agar massa aksi tetap menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, Indonesia masih dilanda virus Covid-19.
"Kita ketahui bersama, saat ini masih pandemi Covid-19, ya aturan protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Kepolisian siap mengamankan dan kita siap mengawal," ucapnya.
Untuk personel yang menjaga aksi nanti, Yusri belum mengetahui berapa jumlah yang akan diturunkan. "(Personel) Kita belum tahu jumlahnya," tutupnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya