ABG Hanyut di Kampung Makasar Saat Ambil Sendal Ditemukan Meninggal di Kali Cipinang
Merdeka.com - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) akhirnya menemukan bocah berusia 13 tahun berinisial AM yang sempat hanyut di gorong-gorong Kampung Makasar, Jakarta Timur. Anak baru gede itu diketahui hanyut pada Kamis (30/9) malam.
Kasi PB Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, korban yang sempat hanyut selama empat hari ini ditemukan pada Senin (4/10) pagi.
"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan di dekat belakang hotel 678 (kali Cipinang)," kata Gatot dalam keterangannya, Senin (4/10).
Dia menyebut, pencarian anak itu selesai dilakukan bersama dengan TNI-Polri, BPBD, Basarnas Satpol PP Kelurahan Makasar, Satpol PP Kelurahan Kebon Pala dan PPSU, sejak pukul 09.50 WIB.
"Awal pencarian pukul 09.24 Wib, akhirnya pencarian pukul 09.50 Wib. Menerjunkan 1 unit lighting rescue 5.16, 4 personel," ujar dia.
Sebelumnya, seorang bocah laki-laki hilang dalam gorong-gorong di Kampung Makasar, RT 14, RW 02, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Dia dilaporkan hanyut saat berusaha mengambil sandalnya.
Kasi PB Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, bocah laki-laki itu dilaporkan hanyut pada Kamis (30/9) malam sekira pukul 21.57 WIB. "Sewaktu hujan deras, sandal anak tersebut jatuh di gorong-gorong dan berusaha untuk ambil. Namun dikarenakan arus deras maka korban hanyut," kata Gatot dalam keterangannya, Jumat (1/10).
Empat orang personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk mencari korban. "Proses pencarian korban dilakukan sepanjang gorong-gorong dan di kali Gang Siluman," ujar dia.
Identitas bocah itu belum diketahui. Petugas masih melanjutkan pencarian. "Tim meluncur lanjutan pencarian korban," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya