Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Keluhan Anies-Sandi gara-gara warisan masa lalu

4 Keluhan Anies-Sandi gara-gara warisan masa lalu Hari pertama Anies-Sandi. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memang belum setahun memimpin ibu kota. Tapi mereka tak segan melontarkan kritikan-kritikan tajam terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin DKI sebelumnya.

Bukan sekadar kritikan, mereka juga mulai mengeluhkan kebijakan yang diwariskan pemimpin sebelumnya. Mereka menyebutkan kebijakan dari pemimpin sebelumnya merugikan masyarakat. Apa saja yang Anies dan Sandiaga keluhkan dari warisan pemimpin sebelumnya?

Program infrastruktur Ahok molor bikin Jakarta macet

ahok molor bikin jakarta macetRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluhkan karena enam program infrastruktur yang dimulai pada era Basuki Tjahaja Purnama molor. Akibat keterlambatan pembangunan tersebut akhirnya warga Ibukota harus mengalami kemacetan. Adapun enam program tersebut adalah flyover Pancoran, simpang tak sebidang Bintaro Permai-rel kereta api, simpang tidak sebidang Cipinang Lontar, underpass Kartini, underpass Mampang-Kuningan, dan underpass Matraman-Salemba. Dari 6 proyek tersebut memang sudah diresmikan Anies maupun Sandiaga dan sudah bisa dinikmati masyarakat.

Anies menuding pemimpin sebelumnya menjadi penyebab makin macetnya jalanan ibu kota. Sebab, banyak proyek infrastruktur yang diteken pemerintahan terdahulu. Bahkan, kala itu dia menyebutkan ada 10 titik pembangunan yang dikerjakan tanpa melalui prosedur seharusnya. "Ada 10 titik pembangunan infrastruktur, 10 titik tidak pernah dilakukan amdal lalin, analisa mengenai dampak lingkungan dan lalu lintas. Sehingga proyek-proyek itu dilakukan mempunyai dampak lalulintas yang tidak pernah diantisipasi sebelumnya," katanya.

Anies kritik koridor 13 tak terintegrasi

koridor 13 tak terintegrasiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Koridor 13 Ciledung-Tendean dibangun pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan diresmikan oleh Djarot Saiful Hidayat. Mendapat kritikan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia merasa tak nyaman dengan jalur khusus angkutan massal itu. Dia menyindir, pembangunan Koridor 13 tidak didesain secara matang karena tak bisa mengintegrasikan dengan angkutan lain. "Jadi kalau mau contoh yang tidak terintegrasi, ini contoh paling sempurna dibangunnya baru, tapi tidak memikirkan integrasinya," kata Anies sambil menunjuk ke arah jalur yang berada tepat di belakang posisinya berdiri, Jumat (22/12) lalu.

Anies menyayangkan warga yang menaiki Transjakarta Koridor 13 tidak bisa langsung pindah ke moda transportasi kereta di Stasiun Kebayoran. Mereka harus berjalan beberapa menit dari Halte Kebayoran Lama untuk menuju stasiun. "Jadi penumpang busway kalau mau pindah ke kereta api setengah mati keluarnya," sambungnya.

Anggaran membengkak

4 keluhan anies-sandi gara-gara warisan masa laluRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 DKI yang kala itu mencapai Rp 77,11 triliun banyak menuai kritikan. Saat itu banyak yang menyalahkan Anies-Sandiaga karena membengkaknya anggaran daerah dari tahun sebelumnya. Ditambah banyaknya anggaran-anggaran bernilai fantastis. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seakan tidak mau disalahkan akibat bengkaknya anggaran tersebut.

Dia menegaskan, banyaknya anggaran dibuat pada saat kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. "Silakan, silakan, (evaluasi) bagus banget. Enggak ada masalah. Kan sebagian juga dari zamannya Pak Ahok dan Pak Djarot yang dimasukkan. Jadi kita enggak mau memecah belah, pokoknya intinya kita fokus untuk warga yang marjinal, warga yang selama ini belum tersentuh," ungkap Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/11).

Kali Item warisan masa lalu

warisan masa laluRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ini kritikan terbaru. Kali Sentiong atau yang lebih dikenal dengan kali item sedang ramai diperbincangkan publik, bukan karena keindahannya melainkan aroma bau busuknya. Untuk menghindari bau menyengat pemprov melakukan penutupan Kali Item dengan jaring. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, masalah polusi di kali tersebut bukanlah hal baru melainkan masalah bertahun yang diwariskan padanya.

"Ya nomor 1, problem ini bukan problem yang munculnya bulan lalu. Ini adalah masalah yang sudah menahun dan di masa-masa lalu tidak diselesaikan. Jadi, kami terima warisan masalah ini," kata Anies di Ragunan, Selasa (24/7/2018)

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP