142 RW di DKI Terdampak Banjir, 9.890 Jiwa Mengungsi
Merdeka.com - Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad Insyaf mengungkapkan, sejumlah wilayah masih terdampak banjir akibat hujan sejak Selasa (25/2) dini hari. Pihak BPBD DKI mencatat 142 Rukun Warga (RW) di Jakarta terdampak banjir.
"Terdapat 142 RW (5,2 persen RW di DKI Jakarta) dengan ketinggian banjir maksimal 180 sentimeter yang terjadi di Kelurahan Cawang," kata Insyaf dalam keterangan tertulis, Rabu (26/2).
Sementara total pengungsi mencapai 2.788 kepala keluarga atau 9.890 orang. Ribuan pengungsi tersebut tersebar di 82 lokasi.
"Curah hujan sangat lebat hingga ekstrim yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dengan curah hujan tertinggi yang terukur oleh stasiun BMKG sebesar 278 mm/hari," ujar dia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, untuk layanan kesehatan, masyarakat dapat menerima pengobatan secara gratis. Pos-pos kesehatan juga diadakan di setiap wilayah pengungsian.
"Yang saya sebut tadi ada 74, 49 dikelola Pemprov kemudian ada 25 yang dikelola masyarakat. Semua pelayanan layanan kesehatan gratis," kata Anies saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta, Selasa (25/2).
Rute Transjakarta Masih Dialihkan
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) masih melakukan rekayasa rute sekitar Pulogadung dan Tanjung Priok. Hal tersebut akibat masih diadakannya pembenahan separator yang terimbas banjir.
"Layanan Transjakarta baik bus rappid transit (BRT), non BRT dan Mikrotrans sudah mulai beroperasi normal kembali," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas, Nadia Diposanjoyo dalam keterangan tertulis, Rabu (26/2).
Berikut layanan yang beroperasi dengan modifikasi sebagai berikut:
- Koridor 2 rute Pulogadung - Harmoni, tidak melewati Halte Bermis, Pedongkelan, dan Cempaka Timur. Sementara arah sebaliknya bus tidak melewati Halte Pedongkelan dan Halte Bermis.
- Koridor 10 rute Tanjung Priok - PGC, untuk arah PGC untuk sementara tidak melewati Halte Yos Sudarso Kodamar, Cempaka Mas, dan Cempaka Putih dan halte yang tidak melayani yakni Cempaka Mas.
Kemudian arah Tanjung Priok dari PGC melewati jalur reguler - di Cempaka Putih keluar Jalur - naik Flyover Cempaka Mas - pelayanan kembali di Halte Kodamar - lanjut halte ujung Tanjung Priok.
Selain itu rekayasa Mikrotrans Jaklingko yang beroperasi dengan modifikasi rute:
1. Jak 24 rute Senen - Kelapa Gading - Pulogadung2. Jak 60 rute Kelapa Gading - Sunter Kemayoran3. Jak 61 rute Pulogadung - Cempaka Putih4. Jak 02 rute Kampung Melayu - Duren Sawit5. Jak 17 rute Pulogadung - Senen6. Jak 59 rute Rawamangun - Rawa Sengon7. Jak 40 rute Pulogebang - Taman Harapan Baru8. Jak 85 rute Bintara - Cipinang Indah9. Jak 05 rute Semper - Rorotan.
"Semua modifikasi ini bersifat situasional. Semua layanan akan beroperasi normal kembali setelah pembersihan selesai dilakukan," jelas Nadia.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (25/2) dini hari WIB membuat sejumlah wilayah di Jakarta kembali banjir.
Mengutip dari akun instagram TMC Polda Metro, banjir terjadi di wilayah Semanan, Jakarta Barat, dengan ketinggian 30 sampai 40 sentimeter.
Banjir juga terjadi Jalan Swadaya, Kelurahan Cempakan Baru, Jakarta Pusat dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Sementara di Jalan Satria Raya, Grogol, Jakarta Barat, kendaraan jenis sedan diimbau tidak melintas karena ketinggian air sekitar 30 sampai 50 sentimeter.
Selain Jakarta, sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, juga terendam banjir. Seperti di Perumahan Jatimulya Regency dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Banjir juga terjadi di Perumahan Mutiara Gading Timur, Bekasi Timur.
Reporter: Ika Defianti
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya