100 Hari kerja, Anies-Sandi tak maksimal menata Jakarta
Merdeka.com - Hari ini tepat 100 hari Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memimpin ibu kota. Sejumlah kebijakan telah dilakukan oleh pasangan yang diusung Gerindra, PKS dan PAN itu.
Pengamat perkotaan Yayat Supriana mengatakan dalam 100 hari ini, Anies-Sandi belum melakukan banyak gebrakan dalam menata ibu kota. Menurutnya, Anies-Sandi masih fokus kerja memenuhi janji politiknya.
"Janji-Janji politik ketika kampanye, lalu mengubah struktur, kebijakan yang dianggap kurang berpihak, pemberdayaan PKL, menghidupkan becak, lalu reklamasi," kata Yayat kepada merdeka.com, Rabu (24/1).
Sebetulnya, kata Yayat, Anies-Sandi baru bisa melakukan pekerjaan fisik pada Januari ini lantaran anggaran baru sudah tersedia. 2017 kemarin, lanjutnya, Anies-Sandi hanya melanjutkan rencana kerja yang dibuat gubernur terdahulu.
"Dalam realisasi itu ada yang cepat ada yang tidak sehingga belum maksimal," katanya.
Dia mencontohkan program rumah DP nol rupiah. Menurutnya, sampai sekarang belum ada pembiayaan dan skeman cicilan yang jelas.
"Jadi kecepatan program belum didukung. Padahal ekspektasi masyarakat tinggi," tuturnya/
Kemudian, dalam penataan Tanah Abang dan Kampung Akuarium serta pencabutan Pergub larangan motor lewat Jalan MH Thamrin oleh Mahkamah Agung. "Ini membuat setiap warga punya ekspektasi, apa ini kemajuan atau kemunduran atau keberpihakan," tambahnya.
Yayat pun berharap Anies-Sandi mampu merealisasikan janji dan visi misi mereka saat kampanye dulu. "Baik OK Otrip, OK OCE dan program lainnya," tuturnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya