Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu RT di Jakarta Timur Masih Zona Merah

Satu RT di Jakarta Timur Masih Zona Merah Mini Lockdown di Perkampungan Madrasah Gandaria Jakarta. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pengendalian Covid-19 di Jakarta berangsur membaik. Dari 1.978 RT, tersisa 1 RT dengan risiko tinggi penularan Covid-19.

Mengutip data dari corona.jakarta.go.id, pada Jumat (3/9) pukul 09.30 WIB, RT dengan zona merah yaitu RT 15 RW 7, Kelurahan Ujung Menteng, Jakarta Timur.

Di Jakarta Timur, terdapat 557 RT, Jakarta Pusat 183 RT, Jakarta Selatan 476 Jakarta Selatan, Jakarta Utara 309 RT, Jakarta Barat 453 RT.

Kondisi membaiknya penularan virus di Jakarta ditandai dengan penurunan kasus aktif secara berangsur-angsur. Pada laporan Kamis (2/9), kasus aktif turun 417 kasus. Sehingga kasus aktif saat ini tersisa 6.244 kasus.

Kemudian, kasus kesembuhan bertambah 837 kasus menjadi 832.130 kasus kesembuhan. Kendati demikian penambahan kasus positif Covid-19 masih terjadi pada laporan Kamis yaitu sebanyak 430 kasus sehingga total akumulasi kasus positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 851.686 kasus. Angka kematian bertambah 10 kasus menjadi 13.312 kasus.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Jakarta saat ini sudah layaknya kota normal sebelum terjadi pandemi. Hal ini didasari dengan laporan kasus kematian di masa penularan virus Sars Cov-2.

Saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus PWNU Jakarta, Anies mendapatkan laporan kematian di Jakarta sebanyak 18 laporan.

"Kemarin, laporan kematian di DKI Jakarta yang biasanya pernah sampai 400 per hari, kemarin 18 orang," ucap Anies, Rabu (25/8).

"Sebuah kota, kalau itu (kematian) 18 orang itu artinya seperti normalnya sebuah kota, dalam sebuah kota 1 hari tentu ada kematian, 18 kematian angka yang biasa kita alami sehari-hari," sambungnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP