Beli Masker Seharga Rp 330 Ribu, Warganet Ini Malah Kena Tipu
Merdeka.com - Virus corona yang telah menyebar sampai ke Indonesia membuat masyarakat panik. Banyak dari mereka yang merespon kejadian ini dengan ramai-ramai membeli masker sebagai upaya pencegahan.
Tingginya permintaan membuat harga masker melambung tinggi. Dilansir dari liputan6.com, harga masker yang dijual di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, sampai saat ini mencapai Rp 300-350 ribu per pack berisi 50 lembar masker. Sedangkan untuk masker jenis N95 dijual dengan harga sekitar Rp 1,5 juta rupiah.
Tak hanya dijual dengan harga tinggi, ternyata ada pula oknum penjual masker yang melakukan penipuan kepada pembelinya.
Kejadian tak mengenakkan ini dialami oleh salah seorang warganet dengan akun Twitter @anelies_syarif.Ia mengaku membeli sekotak masker seharga Rp 330 ribu, namun yang didapatkan adalah lembaran masker bekas yang tidak layak pakai.
Membeli di Apotek

twitter.com/Anelies_Syarief
Menurut penuturannya, Ia membeli sekotak masker tersebut di salah satu apotek di Kota Yogyakarta. Nama apotek tersebut tidak dijelaskan secara detail dalam unggahan di akun Twitternya.
Setelah membeli sekotak masker di apotek tersebut, yang Ia dapatkan ternyata adalah masker bekas yang sudah tidak layak pakai.
Cerita yang dialami olehnya ini menjadi viral di Twitter. Bahkan Ia mengaku telah dihubungi oleh Polda DIY terkait kasus ini.
Waspada dalam Membeli

twitter.com/Anelies_Syarief
Kasus tersebut sampai saat ini sudah direspon oleh ribuan pengguna Twitter. Kejadian ini menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati untuk membeli barang yang kita butuhkan dalam kondisi seperti ini. Alangkah baiknya jika melakukan pengecekan di lokasi kita membeli masker.
Warganet tersebut juga mengimbau masyarakat dan pihak yang mempunyai persediaan masker yang berlebih untuk digunakan atau kembali dijual dengan bijak.
(mdk/dem)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya