Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari Bogor Ditutup Pemkab, Begini Penjelasan Dinkes

Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari Bogor Ditutup Pemkab, Begini Penjelasan Dinkes Vaksinasi Covid-19 di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor. ©2021 Kanal youtube Sekretariat Presiden/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, terpaksa ditutup oleh Pemkab setempat pada Selasa (29/6) kemarin.

Penutupan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Dedi Syarif. Menurutnya peniadaan itu diinstruksikan langsung oleh Bupati Ade Yasin.

"Iya sepekan ke depan. Sesuai instruksi Ibu Bupati Bogor, vaksinasi massal di Stadion Pakansari itu tidak ada lagi," terang Dedi, dikutip dari Antara, Rabu (30/6).

Saat disinggung soal alasan peniadaan vaksinasi di Stadion Pakansari, ia mengatakan ada sejumlah alasan penting yang menjadi perhatian Pemkab. Di antaranya,tingginya kasus harian di Kabupaten Bogor yang dikhawatirkan akan berimbas menjadi klaster baru.

Dikhawatirkan Jadi Klaster Baru

Dedi menjelaskan, tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor beberapa waktu belakangan menjadi perhatian Pemkab Bogor.

Angka kasus yang meningkat mendasari peniadaan vaksinasi massal di Stadion Pakansari, karena dikhawatirkan akan menjadi klaster Covid-19 baru.

"Hal ini dikhawatirkan akan mengundang kerumunan dan malah menjadi klaster penularan," jelas Dedi.

Vaksinasi Massal Dialihkan ke Puskesmas Setempat

Untuk saat ini proses vaksinasi massal dialihkan ke Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dengan ketersediaan vaksin sebanyak 15.700 vial.

Sebelumnya vaksinasi massal di Stadion Pakansari sempat ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada Kamis (17/6) lalu.

Di tanggal peninjauan itu, sedikitnya ada 5.000 orang penerima vaksin yang sebelumnya sudah mendaftar secara daring.

Diberlakukan PPKM Mikro

Alasan lain ditiadakannya vaksinasi massal di stadion tersebut, ialah diberlakukannya PPKM Mikro yang ketat. Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor yang juga Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menjelaskan, PPKM Mikro ketat terpaksa diberlakukan lantaran kasus harian di wilayahnya amat tinggi.

Alasan itu pula yang membuat dirinya mengubah Keputusan Bupati (Kepbup) mengenai PPKM Berskala Mikro, sebagai bentuk tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri RI nomor 14 tahun 2021.

"Ini sebagai bentuk tindak lanjut dan implementasi Instruksi Menteri Dalam Negeri RI nomor 14 tahun 2021 terkait perpanjangan dan pengetatan PPKM," katanya.

Memperketat Protokol Kesehatan

vaksinasi covid 19 di stadion pakansari cibinong bogor

Vaksinasi Covid-19 di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor/©2021 Kanal youtube Sekretariat Presiden/editorial Merdeka.com

Ade menambahkan, pihaknya perlu melakukan upaya ketat mengingat kasus yang sebelumnya turun kini kembali meningkat.

Terkait perbedaan dari pemberlakuan PPKM sebelumnya, di PPKM Mikro ketat ini, jumlah pengunjung tempat keramaian kembali dibatasi sebesar 25 persen saja.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP