Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Ada Alasan Habis, Sekarang Warga Depok Bisa Vaksin di Tiap RS hingga Kecamatan

Tak Ada Alasan Habis, Sekarang Warga Depok Bisa Vaksin di Tiap RS hingga Kecamatan Vaksinasi massal di Kota Depok. ©2021 berita.depok.go.id/Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Depok terus diperluas demi terlaksananya capaian herd immunity. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri, Jumat (03/9).

Menurut dia, sekarang masyarakat di kota belimbing itu semakin dimudahkan untuk mendapatkan jatah vaksin, mulai di seluruh kecamatan, rumah sakit hingga tempat yang disediakan oleh TNI dan Polri.

"Sekarang tidak ada alasan lagi buat masyarakat yang mengatakan sulit mendapatkan vaksin, karena di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok ada vaksin, di rumah sakit swasta juga ada, bahkan TNI-POLRI dan instansi lainnya juga menyelenggarakan vaksinasi," kata Supian, melansir dari ANTARA.

Tak Ada Alasan Vaksin Habis

Supian mengatakan, dengan diadakannya kegiatan vaksinasi massal di sejumlah kecamatan Kota Depok dapat menepis anggapan terkait sulitnya warga mendapatkan vaksin. Sebab, vaksinasi saat ini sudah ada di tiap fasilitas kesehatan (faskes), kecamatan termasuk banyak dari kalangan instansi yang juga menggelar program tersebut.

Dirinya optimis, dengan penambahan fasilitas vaksinasi ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat untuk mengaksesnya. Supian meyakini target vaksinasi di Kota Depok bisa tercapai di angka 60 persen pada bulan Desember nanti.

Salah satu tempat pelaksanaan vaksinasi massal di Kota Depok adalah di Kecamatan Tapos. Supian mengatakan, pelaksanaan di sana sudah cukup baik dan berjalan lancar. Penerapan protokol kesehatan (prokes) pun terpantau tertib dan antrean juga tertata tanpa menimbulkan kerumunan.

1.442 Warga Bojongsari Berhasil Divaksin

Sementara itu, di tempat vaksinasi lain di Kecamatan Bojongsari per hari Sabtu (04/9) ini tercatat 1.442 warga di sana telah berhasil divaksin.

Camat Bojongsari, Dede Hidayat mengungkapkan, dari total peserta yang mendaftar sebanyak 1.490 orang, hanya 60 yang tidak lolos screening.

"Ada 62 warga yang gagal divaksin karena tidak lolos skrining kesehatan, Ada juga warga yang memiliki penyakit penyerta. Namun tidak membawa surat dari dokter yang menanganinya," katanya melansir berita.depok.go.id.

Dirinya menambahkan, dari total 5 hari pelaksanaan vaksinasi massal mulai 1-5 September 2021, pihaknya menyebut telah menyiapkan kuota sebanyak 1.000-1.300 vaksin untuk peserta. Sehingga diharapkan warga tak melewatkan kesempatan ini.

"Jenis vaksin yang digunakan Pfizer untuk warga," tandasnya.

Vaksinasi Massal Sambut Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

vaksinasi massal di kota depok

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Beji, Jumat

©2021 berita.depok.go.id/Merdeka.com

Ditemui terpisah saat meninjau vaksinasi massal di Kecamatan Beji, Kota Depok, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengungkapkan jika pelaksanaan gebyar vaksinasi di tiap kecamatan juga merupakan langkah untuk menyiapkan warganya dalam mengikuti sekolah tatap muka pada Oktober mendatang.

“Saya melihat proses pemberian vaksin di dua lokasi, yaitu aula Masjid Yayasan Ummu'l Quro Depok dan kantor Kecamatan Beji. Di Yayasan itu cukup bagus, malah yang terbaik selama saya melakukan peninjauan. Begitu juga di kantor Kecamatan Beji, mereka cukup banyak petugasnya," kata Imam.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP