Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Situs Pikobar Jabar Buka Layanan Pinjam Tabung Oksigen, Begini Caranya

Situs Pikobar Jabar Buka Layanan Pinjam Tabung Oksigen, Begini Caranya antrean pembelian oksigen. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kasus positif Covid-19 yang terus bertambah setiap harinya membuat kebutuhan oksigen terus meningkat. Untuk mencegah kelangkaan oksigen lantaran tingginya permintaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini menyediakan stasiun pengisian oksigen di lima daerah yakni Kota Bandung, Kabupaten Bekasi (Cikarang), Kota Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Cirebon.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga membuka layanan Oksigen Masyarakat Jawa Barat (OMAT), yang bisa diakses melalui laman Pikobaryang dikelola oleh Jabar Digital Service (JDS). Berikut cara mengaksesnya.

Pilih Menu Saya Butuh Tabung Oksigen

akses oksigen di pikobar jabar

©2021 pikobar.jabarprov.go.id/editorial Merdeka.com

Bagi masyarakat yang membutuhkan oksigen secara darurat, bisa langsung masuk ke laman pikobar.jabarprov.go.id, kemudian pilih menu Isoman dan 'Saya Butuh Tabung Oksigen'.

Setelah memilih menu tersebut, warga akan diarahkan untuk mengisi formulir permohonan peminjaman tabung oksigen dan telekonsultasi dengan dokter di Pikobar untuk memastikan penanganan yang tepat. Setelah itu pengiriman tabung oksigen medis bisa langsung dilakukan ke rumah.

Fitur ini sengaja disediakan pemprov untuk memudahkan masyarakat dalam meminjam tabung oksigen secara digital dan gratis tanpa harus mengantre.

Isi Formulir Kontributor di Kolom Tersedia Bagi yang Memiliki Tabung

Fitur tersebut juga bisa menjembatani warga maupun komunitas yang ingin mendaftar sebagai donatur atau kontributor tabung oksigen. Donatur bisa mengakses laman Pikobar, dengan memilih menu Isoman dan pilih ’Saya Punya Tabung Oksigen’.

Kemudian mereka akan diarahkan untuk melengkapi Formulir Kontributor Tabung Oksigen Masyarakat Jawa Barat dan detail stok tabung/konsentrator sebelum proses penjemputan tabung oksigen oleh kurir yang disediakan Posko Oksigen Jabar.

Untuk mempermudah pelacakan, di dalam tabung juga sudah terpasang barcode sehingga lokasi si peminjam dapat dilacak secara digital. Proses antar jemput oksigen melalui Pikobar OMAT juga sudah difasilitasi oleh Pemprov Jabar.

Bekerja Sama dengan Beberapa Pihak

Untuk memenuhi kebutuhan oksigen, OMAT juga berkolaborasi dengan JQR (Jabar Quick Respons), JNE, dan Jasa Sarana serta beberapa komunitas amal seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Gerakan Indonesia Kita (GITA), Usaha Bersama Jabar (UBJ), dan Rumah Amal Salman ITB, untuk donasikan tabung oksigen.

OMAT memiliki konsep peminjaman tabung oksigen yang bersifat sementara bagi warga isoman. Upaya tersebut diharapkan mampu mengendalikan kondisi darurat dan kesulitan pasien saat hendak masuk rumah sakit karena penuh.

Sebelumnya, menurut data dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), selama tanggal 30 Juni hingga 6 Juli 2021 sebanyak 466 warga di Jawa Barat diketahui meninggal dunia saat isoman.

Hal itu dikarenakan adanya keterlambatan datang ke fasilitas kesehatan, serta keterbatasan perlengkapan penunjang isolasi mandiri di rumah atau pusat isolasi kelurahan/desa seperti tabung oksigen.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP