Siap Sasar Hingga 42 Kecamatan, Polres Garut Bentuk Tim Khusus Pembasmi Preman
Merdeka.com - Kamis (2/9/2021) lalu, terdapat aksi menegangkan pemberantasan preman, di halaman Mapolres Garut, Jawa Barat. Dalam kegiatan itu terdapat sebuah ledakan yang menghebohkan warga di area kantor polisi tersebut.
Sejumlah rombongan petugas dengan mengenakan pakaian seragam hitam, serta motor trail khusus terlihat mengejar kawanan preman yang terlihat berlari kocar kacir itu. Beruntung, tak lama usai pengejaran para pembuat onar di masyarakat tersebut terlihat menyerah dan melambaikan tangan.
Rupanya, aksi tersebut hanyalah simulasi polisi dalam mengujicobakan tim khusus bernama "Sancang" dalam melumpuhkan pelaku kejahatan yang dipertontonkan bentukan Polres Garut, Jawa Barat sebagai tindakan tegas memberantas penyakit masyarakat.
Anti Premanisme dan Narkoba

Tim Sancang Garut saat beraksi di halaman Polres Garut
©2021 Liputan6/Merdeka.com
Saat ditemui di lokasi, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan, tim sancang merupakan pasukan khusus yang dibentuk untuk memberantas sejumlah penyakit masyarakat yang meresahkan. Ia menegaskan, pasukan tersebut akan khusus memberantas premanisme dan peredaran narkoba di Kabupaten Garut.
Tim sancang nantinya akan bergerak memobilisasi penindakan hukum di wilayah wilayah yang dianggap rawan, hingga menjangkau di 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan rasa aman di masyarakat.
"Hari ini kita launching 'Tim Sancang' Garut Anti Premanisme dan Narkoba. Dan dengan kehadiran tim ini, mobilisasi tindakan dalam penegakan hukum itu, bisa menjangkau lokasi-lokasi yang memang cukup luas di Garut sampai 42 kecamatan," ujar Wirdhanto, di halaman Mapolres Garut, melansir Liputan6.
Disebar di Seluruh Wilayah Garut
Dalam tugasnya, tim sancang telah dibekali dengan kemampuan yang mumpuni, termasuk strategi melumpuhkan preman dan pelaku narkoba melalui tindakan yang tegas dan terukur.
Nantinya, tim ini akan disebar dan ditempatkan di beberapa pos pencegahan premanisme di Garut mulai wilayah utara, tengah hingga selatan Kabupaten Garut agar aktivitas masyarakat di sana tetap tenang dan kondusif, terlebih selama pandemi Covid-19.
"Tentu kami akan menentukan tindakannya ada yang secara mobile, ada juga sistem berdasarkan target operasi yang dilakukan,” kata dia.
Berikan Shock Therapy ke Preman Membandel
Di kesempatan itu, Wirdhanto mengatakan, kendati laporan tindak pidana di Kabupaten Garut yang diterima Polres terbilang rendah, namun terdapat sejumlah kejahatan yang meresahkan yakni premanisme
Dirinya berharap, tim sancang mampu memberikan tindakan tegas kepada para preman, termasuk memberikan shock therapy agar tindak pidana kejahatan bisa dikendalikan dan tak kembali merugikan masyarakat.
"Ini tentunya (dilakukan tindakan) untuk memberikan shock therapy dan langkah-langkah yang tegas dan terukur untuk supaya jangan sampai menjadi perluasan wilayah kegiatan atau dampak," ujarnya.
Didukung Bupati Rudy Gunawan
Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan mengapresiasi langkah yang diambil Polres Garut dalam memberantas premanisme dan peredaran narkoba melalui tim sancang ini.
Rudy mengatakan, kehadiran tim sancang anti-premanisme dan narkoba cukup membantu pemerintah daerah dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Untuk itu, pihak Pemkab turut memberikan bantuan penunjang tugas berupa 10 unit kendaraan bermotor roda dua, untuk memudahkan mobilitas tindakan tim meringkus pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Garut.
"Tentu kami mendukung Polres Garut terutama dengan program 'kasepnya'," ujar Bupati Garut Rudy Gunawan.
Kukuhkan Diri Sebagai Kabupaten yang Aman bagi Warga
Adapun Rudy menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penanganan kejahatan oleh pihak kepolisian di Polres Kabupaten Garut tiga tahun terakhir meningkat signifikan.
Hal ini tentu positif, mengingat warga Garut menaruh kepercayaannya kepada penegak hukum di Garut sebagai pemberi perlindungan di masyarakat.
Data tersebut dikuatkan berdasarkan hasil penelitian soal keamanan dan ketertiban di Kabupaten Garut yang masuk sebagai daerah dalam level aman.
"Garut itu di posisi lima di Jawa Barat dalam artian bagus, jadi perlindungannya tiap hari terus meningkat," kata dia bangga.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya