Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ramai Berita Soal Kerumunan di Bogor, Ridwan Kamil Imbau Penyelenggara Lakukan Ini

Ramai Berita Soal Kerumunan di Bogor, Ridwan Kamil Imbau Penyelenggara Lakukan Ini Imam Besar FPI Rizieq Shihab Tiba di Petamburan. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan tanggapannya terkait pemberitaan acara keagamaan di Bogor yang menimbulkan kerumunan beberapa waktu lalu. Ia menyebut jika masyarakat hingga ormas diperbolehkan untuk menyelenggarakan acara dengan serangkaian protokol kesehatan.

Menurutnya saat ini penyelenggara harus mulai membiasakan diri dengan pelaksanaan acara di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) guna mencegah kembalinya penularan Covid-19 secara besar-besaran.

"Silakan berkegiatan, silakan produktif. Bikin acara, tapi dengan menggunakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Jangan produktif, tapi masih pakai pola kebiasaan lama. Intinya kita semua boleh produktif, asalkan dengan kebiasaan baru," kata dia dalam jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (17/11/2020) seperti melansir dari Liputan6.

Pentingnya Menjaga Protokol Kesehatan

gubernur jawa barat ridwan kamil

©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Menurut Emil, sapaan akrabnya, pihak penyelenggara harus mengetahui pentingnya penerapan protokol kesehatan. Menurutnya keramaian akan menjadi tempat yang strategis untuk penularan Covid-19.

"Jadi, silakan dilaksanakan acara keagamaan, acara rapat, acara seminar, tapi dibatasi yang hadirnya. Sisanya, bisa mengikuti secara daring dari rumah. Pesannya sampai, protokol kesehatannya juga terjaga," ujarnya.

Ia juga menyebut jika protokol kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat juga diimbau untuk terus menerapkan 3M.

"Kolaborasi dari semua pihak menjadi benteng utama dalam mencegah penyebaran Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, amat penting dalam mengendalikan sebaran Covid-19," katanya.

Menjadikan Pembelajaran dari Acara di Megamendung

imam besar fpi rizieq shihab tiba di petamburan

©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Selanjutnya Emil juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan pelajaran terkait penyelenggaraan keagamaan di Megamendung Kabupaten Bogor. Ia menegaskan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diperlukan partisipasi bersama.

Dirinya pun mengajak agar kejadian kemarin bisa dijadikan momentum bersama agar semua pihak turut membantu mengingatkan untuk memerangi virus Corona.

“Untuk yang di Megamendung itu bupati dan Pemerintah Kabupaten Bogor sudah tidak memberikan izin acara tersebut. Bahkan, aparat melalui kodim juga sudah melobi malam harinya untuk mengimbau agar acara dibatasi sesuai protokol kesehatan," paparnya.

Sebelumnya diketahui jika di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor Jumat (13/11) lalu terjadi kerumunan besar-besaran dari kalangan masyarakat pendukung Habib Rizieq Shihab yang menyambut kepulangannya dari Arab Saudi.

Kerumunan tersebut menjadi perbincangan di kalangan media lantaran berpotensi besar menularkan Covid-19 lantaran tidak adanya penerapan protokol kesehatan.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP