Polisi Berhasil Bongkar Gudang Miras di Bunker Kerkof Garut, Begini Modusnya
Merdeka.com - Kasus peredaran ratusan botol miras ilegal di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat belum lama ini berhasil diungkap Kepolisian Resor setempat.
Kepala Satuan Narkoba Polres Garut AKP Maolana saat jumpa pers Selasa (12/10) lalu mengungkapkan, ratusan botol minuman beralkohol ilegal tersebut ditemukan di dalam bungker dan tersimpan di kawasan Kerkof, Jalan Perintis Kemerdekaan Garut.
"Kami mengamankan ratusan botol miras yang disimpan di sebuah bungker di kawasan Kerkof atau Jalan Perintis Kemerdekaan," kata Maolana, melansir Antara.
Bunker Dibuat di Bawah Tanah untuk Kelabui Petugas

Ilustrasi miras Instagram/@ndorobeii ©2021 Merdeka.com
Pada kesempatan itu, pengungkapan ratusan botol miras di dalam bunker tersebut menjadi catatan tersendiri karena keberadaannya yang berada di dalam tanah guna mengelabui petugas.
Bahkan, sang pemiliki membuat dua bunker lain di area sekitar, dan menutupnya dengan kertas karton agar tak menjadi pusat perhatian.
"Bungker ini sengaja dibuat di bawah tanah untuk mengelabui petugas, setelah dilihat ternyata ada ratusan botol miras di dalam bungker itu," katanya.
Disulap Jadi Warung Makanan saat Siang Hari
Maolana menambahkan, modus lain yang dilakukan penimbun minuman tersebut adalah dengan berkamuflase saat siang hari menjadi warung makanan, minuman hingga pakaian bekas. Dari situ disebutnya agar bisa lolos saat razia kepolisian.
Daerah tersebut selama ini memang dikenal sebagai area yang terdapat banyak warung semi permanen. Dan disinyalir kerap dijadikan tempat penyimpanan minuman keras.
"Kalau siang hari berkamuflase jadi tempat jualan biasa, dan minuman keras di kawasan Kerkof ini sudah sangat meresahkan warga Garut, selama ini banyak warga yang melaporkan masalah itu," katanya.
Sementara itu, dari hasil operasi turut diamankan 260 botol minuman keras dengan berbagai merek, termasuk sang pemilik warung yang menyembunyikan minuman keras tersebut. Operasi pemberantasan minuman keras itu juga dilakukan mengingat selama ini banyak laporan dari masyarakat terkait maraknya penjualan minuman yang meresahkan.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya