Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbedaan OLED dan AMOLED, Perhatikan Masing-masing Kelebihannya

Perbedaan OLED dan AMOLED, Perhatikan Masing-masing Kelebihannya Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/Naypong

Merdeka.com - Perkembangan dan kemajuan teknologi semakin pesat dan dapat dirasakan di hampir segala bidang. Kemajuan teknologi juga menjadi salah satu pendorong masyarakat banyak membeli barang-barang elektronik beberapa di antaranya hampir dimiliki semua orang seperti handphone maupun laptop. Bukan hanya barang elektronik, handphone dan laptop bisa jadi alat komunikasi yang dapat menghubungkan kita dengan banyak orang.

Mengingat peranannya yang cukup penting dalam kehidupan, tentu kita ingin memiliki handphone atau laptop dengan teknologi paling baru dan terbaik. Salah satu hal yang kerap menjadi pertimbangan sebelum membeli handphone atau laptop adalah layar.

Sebab semua yang akan dilakukan nantinya akan banyak tampil pada layar handphone atau laptop. Salah satu jenis layar atau LCD yang banyak digunakan masyarakat adalah OLED dan AMOLED.

Masih banyak orang yang bingung perbedaan di antara keduanya. Berikut informasi lengkap mengenai perbedaan OLED dan AMOLED yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Sabtu, (20/03/2021).

OLED (Organic Light-Emitting Diode)

Merupakan Light-Emitting Diode (LED) di mana lapisan emissive electroluminescent merupakan lembaran senyawa organik yang akan memancarkan cahaya bila dilalui arus elektrik. Lapisan bahan semikonduktor organik ini diletakkan di antara dua eletroda. Umumnya salah satu elektroda tersebut tembus pandang.

Devais OLED dibedakan menjadi dua macam, tergantung dari tipe lapisan organiknya yaitu:

  1. Devais small molecule (SMOLED)
  2. Devais organic polymer (PLED atau LEP).

Layar OLED memiliki karbon organik yang bisa menghasilkan cahaya di setiap layar. Menariknya, molekul dari karbon organik ini tidak membutuhkan lampu dan bisa menerangi dirinya sendiri dan bisa menciptakan tingkat kecerahan yang imbang dengan pewarnaan yang lebih realistis.

Sederhananya, OLED bisa menciptakan satu warna konsisten di manapun penonton bisa menyaksikannya dalam sebuah ruangan. Ukuran layar OLED sendiri bisa lebih tipis dari QLED dan sangat hemat daya.

AMOLED (Active Matrik Organic Light- Emitting Diode)

Merupakan teknologi layar yang berasal dari OLED sebagai bahan organik utamanya. Dalam hal ini OLED terbentuk dari film-film tipis sehingga membentuk perangkat yang padat. Susunan film-film tersebut jika dialiri energi memancarkan cahaya. Layar AMOLED benar-benar terbentuk dari diode organik, bukan dari kristal, filter polar maupun backlight seperti pada layar LCD.

Kelebihan smartphone yang menggunakan AMOLED dapat menampilkan tampilan layar yang lebih jernih dibanding teknologi display lainnya termasuk OLED. Selain itu, view angle AMOLED juga lebih baik jika dibanding display lainnya. Selain itu, AMOLED juga dapat membuat pergerakan gambar jauh lebih halus karena respon dan refresh rate yang jauh lebih baik. Menggunakan smartphone dengan AMOLED bisa dibilang benar-benar memanjakan mata.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP