Penyebab Angin Duduk yang Wajib Diketahui, Perhatikan Gejalanya
Merdeka.com - Mungkin kamu merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang pernah mendengar istilah angin duduk namun belum benar-benar memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan angin duduk, begitupun dengan penyebab dan gejala yang muncul.
Mengenai hal ini ada banyak asumsi yang beredar di masyarakat, ada yang menyamakannya dengan masuk angin atau juga sesak napas. Namun sebaiknya jangan samakan antara angin duduk dengan masuk angin karena keduanya jelas berbeda, karena gejala yang muncul pun berbeda.
Angin duduk merupakan nyeri dada yang kerap muncul karena adanya gangguan aliran darah ke jaringan otot jantung. Nyeri dada akibat angin duduk juga kerap mirip dengan nyeri dada akibat penyakit lainnya.
Orang yang mengalami angin duduk sering kali merasakan gejala berupa nyeri dada seperti ditindih atau ditekan. Gejala ini akan lebih sering muncul pada saat penderitanya sedang beraktivitas yakni pada saat jantung memompa darah lebih cepat.
Untuk lebih mengenal mengenai angin duduk secara lebih rinci, berikut ini informasi mengenai penyebab angin duduk yang wajib diketahui, perhatikan gejalanya telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Senin, (22/06/2020).
Penyebab Angin Duduk
Ada bermacam-macam penyebab angin duduk. Namun secara pasti angin duduk ini disebabkan karena adanya penyempitan pada pembuluh koroner.
Selain itu ada tiga jenis angin duduk yang pernah dialami banyak orang, yaitu angin duduk stabil, angin duduk tidak stabil dan angin duduk varian atau prinzmetal. Resiko meningkatnya terkena angin duduk pun bisa diakibatkan beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:
1. Merokok
Aktivitas merokok bisa menjadi salah satu penyebab angin duduk. Hal ini karena asap rokok bisa merusak dinding arteri yang membuat darah sulit untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
2. Kurang Berolahraga
Kurangnya berolahraga tentu saja bisa menyebabkan seseorang obesitas, mengalami kolesterol tinggi, hipertensi dan juga diabetes. Oleh karena itu seseorang yang kurang berolahraga pun rentan terkena angin duduk.
3. Umur
Selain kebiasaan merokok dan kurang berolahraga, faktor umur juga bisa menjadi salah satu penyebab angin duduk. Dalam hal ini seseorang yang telah lanjut usia memiliki resiko yang lebih besar. Terutama pada pria di umur 45 tahun dan wanita di umur 55 tahun.

©2020 Merdeka.com
4. Hipertensi
Saat aliran darah menyempit otomatis kerja jantung akan semakin kuat. Hal ini dilakukan agar darah masih bisa mengalir ke seluruh tubuh. Apabila kerja jantung ini meningkat, maka hal ini dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi pada tubuhmu.
5. Kolesterol Tinggi
Kadar kolesterol yang tinggi pada tubuh pun bisa memicu kamu terkena angin duduk. Jika kamu memiliki kadar kolesterol tinggi pada tubuh maka, darah pun akan mengalami kesulitan untuk mengalir ke jantung.
Gejala Angin Duduk
Selain mengetahui penyebab angin duduk untuk mencegahnya sedini mungkin juga dapat dilakukan dengan mengenali gejala angin dulu jauh lebih awal agar dapat memutuskan pilihan penanganan yang sesuai.
Dikarenakan termasuk dalam gangguan penyakit jantung, maka gejala angin duduk ini pun lebih banyak menyerang pada bagian dada. Mulai dari sesak napas dan juga nyeri.
Akan tetapi bukan hanya sesak napas dan juga nyeri yang kamu rasakan, ada beberapa gejala angin duduk lain yang bisa kamu derita. Berikut ini gejala angin duduk yang bisa kamu alami:
1. Nyeri pada Dada, Leher, Rahang, Lengan Kiri dan Punggung.
Gejala angin duduk yang akan pertama kali terasa biasanya adalah nyeri dada. Akan tetapi nyeri yang kamu alami ini nantinya bisa menjalar pada leher, rahang, lengan kiri dan juga punggung.
2. Sesak Napas
Gejala berikutnya yang akan muncul pada orang yang mengalami angin duduk adalah sesak napas, hal ini karena adanya penyempitan aliran darah, otomatis kamu akan mengalami kesulitan bernapas. Akibatnya sudah pasti sesak napas yang akan kamu alami.

boldsky.com
3. Mudah Lelah.
Selain nyeri dada dan sesak napas orang yang mengalami angin duduk juga kerap mengeluh mudah merasa lelah dan tidak bersemangat.
4. Mual dan Pusing
Gejala angin duduk lainnya ialah kamu akan mengalami mual dan juga pusing. Mual dan pusing yang dialami ini akibat dari tubuh yang merasa lelah tapi terus terforsir.
5. Mengeluarkan Keringat yang Berlebihan
Selain mual dan pusing orang yang mengalami angin duduk biasanya akan mengeluarkan keringat yang berlebihan.
Tentu saja jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, pastikan untuk segara memeriksakan diri pada dokter ahli. Meskipun belum tentu gejala yang kamu alami akibat dari angin duduk, namun tak ada salahnya untuk kamu memeriksakan diri.
Cara Mengatasi Angin Duduk
Cara mengatasi angin duduk pun bisa kamu lakukan dengan mudah untuk mengurangi resiko dari angin duduk ini. Beberapa hal bisa kamu lakukan untuk menangani angin duduk tanpa obat-obatan.
Salah satunya adalah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Serta menghilangkan kebiasaan buruk yang bisa memicu angin duduk. Selain itu, kamu pun bisa membatasi dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, dan menggantinya dengan makanan bergizi seimbang.
Bukan hanya dari segi makanannya saja, tapi kamu pun perlu melakukan kegiatan fisik ataupun berolahraga untuk menurunkan berat badan agar tak terkena obesitas.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya