Pemuda di Sumedang Jatuh ke Jurang Sedalam 50 Meter hingga Tewas, Begini Kronologinya
Merdeka.com - Insiden kecelakaan tunggal dialami oleh seorang remaja 18 tahun bernama Fajar, di Kabupaten Sumedang, Jawa BaratpadaMinggu (24/7). Dalam kejadian itu korban meninggal dunia setelah masuk ke dalam jurang sedalam 50 meter, di Jembatan Dano, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara.
Menurut saksi mata, korban sebelumnya hendak berangkat untuk menjemput orang tuanya dengan mengendarai sepeda motor.
“Pas lewat ke sini, mau ke rumah teman itu pas ada kecelakaan” kata salah seorang saksi mata di sekitar Jembatan Dano, Dede Irawan. Mengutip kanal YouTube Liputan6 SCTV, Senin (25/7).
Diduga Korban Hilang Kendali

Ilustrasi ©2013 Merdeka.com
Disebutkan Dede, korban diketahui akan menjemput orang tuanya dan saat melintas di kawasan tersebut sepeda motor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali.
Seketika motor tersebut melaju tak terkendali hingga menabrak pembatas Jembatan Dano, dan korban terpental ke aliran Sungai Cipeles di dalam jurang. Sebelumnya korban datang dari arah Bundaran Alam Sari.
“Jadi itu lagi menjemput orang tuanya, terus motornya tekor dan langsung menabrak pembatas jalan” lanjutnya.
Korban Ditemukan oleh Pemancing
Saat kejadian, kondisi korban terpelanting ke jurang dengan kondisi sepeda motor yang masih tergeletak di pinggir jalan.
Warga yang tengah memancing di pinggir sungai pun langsung terkejut mendapati tubuh korban yang jatuh dan langsung berupaya menolongnya. Saat dievakuasi dari dasar Sungai Cipeles, korban pun telah meninggal dunia.
Tak berapa lama, polisi bersama petugas BPBD dan anggota puskesmas langsung membawa jenazah yang diketahui merupakan warga Desa Cikoneng Kulon ke RSUD Sumedang. Saat ini, insiden tersebut pun telah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumedang, Jawa Barat.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya