Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Bogor Ubah Salah Satu Nama Jalan Raya, Ini Alasannya

Pemkot Bogor Ubah Salah Satu Nama Jalan Raya, Ini Alasannya Perubahan nama jalan di Bogor saat Hari Santri Nasional. ©2020 https://kotabogor.go.id/

Merdeka.com - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kota Bogor resmi mengganti nama sebuah jalan yang sebelumnya bernama Jalan Daarul Quran menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor Jawa Barat.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebutkan jika nama Jalan KH Tubagus Muhammad Falak merupakan sosok tokoh serta sesepuh yang dikagumi di kota hujan tersebut.

"Hari ini adalah hari istimewa, karena secara resmi nama sesepuh, guru, dan idola kita, KH Tubagus Muhammad Falak diabadikan menjadi nama jalan di Bogor," kata dia saat meresmikan nama jalan tersebut pada Kamis (22/10) seperti melansir dari ANTARA.

Penghubung Antara Budaya, Religi dan Nasionalisme

perubahan nama jalan di bogor saat hari santri nasional

©2020 https://kotabogor.go.id/

Menurut Bima, ada kedekatan antara lokasi tersebut dengan sosok KH Tubagus Muhammad Falak.

Salah satunya melalui kedekatan ruang, mengingat lokasi tersebut merupakan lokasi penghubung Jalan Dr Sumeru dengan Jalan Mayjen Ishak Djuarsa dan Jalan Letjen Ibrahim Adjie.

"Saya kira penggantian nama jalan ini secara simbolis memiliki banyak makna. Di sini adalah pusat tradisional dan pusat kegiatan religius, sedangkan di sana menuju modernitas dan kegiatan nasionalis," katanya.

Meneladani Sosok Sang Guru

Selain itu, lanjut Bima, penggantian nama jalan menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak merupakan simbol dari keteladanannya sebagai sesepuh dan guru.

"KH Tubagus Muhammad Falak bukan hanya seorang kyai tetapi juga nasionalis," kata dia.

Identitas Kota Bogor

Sementara itu, KH Tubagus Agus Faturohman Falak, selaku perwakilan dari keluarga besar KH Tubgaus Muhammad Falak mengatakan bahwa perubahan nama baru jalan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Al Falak.

"Panjang atau pendek ruas jalan, bukan persoalan bagi kami, tapi penamaan jalan ini menjadi pengakuan bahwa kami adalah keluarga besar dari Kota Bogor," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga menyampaikan permintaan maafnya lantaran baru terealisasikan di saat sekarang. Hal ini dikarenakan ada banyak faktor yang membuat peresmian nama jalan tersebut tertunda, seperti penentuan ruas jalan hingga kesepakatan dengan masyarakat, legalitas maupun lainnya.

Namun berkat dukungan aparat wilayah, organisasi perangkat daerah terkait, maupun pihak keluarga, akhirnya jalan tersebut bisa disepakati dan diresmikan di suasana yang tepat.

Sebelumnya perubahan nama jalan dari Daarul Quran menjadi Jalan KH Tubagus Muhammad Falak tersebut telah disepakati melalui Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor: 620.45-763/2020.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP