Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Bahaya Asap Rokok untuk Ibu Hamil, Penting Diketahui

Mengenal Bahaya Asap Rokok untuk Ibu Hamil, Penting Diketahui ilustrasi ibu hamil merokok. ©Daily Mail

Merdeka.com - Menjadi ibu hamil merupakan suatu kebahagiaan besar bagi seorang perempuan. Terlebih bagi mereka yang benar-benar menginginkan kehadiran seorang anak.

Tak hanya bagi perempuan, kehamilan juga suatu karunia bagi laki-laki yang menjadi pasangannya. Tak heran bila perkembangan kesehatan bayi dan janin yang dikandungnya selalu diperhatikan.

Tak ada satu pun orang tua yang menginginkan calon bayi dalam kandungannya tak sehat. Keinginan yang kuat untuk menjaga kesehatan bayi dan ibu yang mengandungnya menjadikan kehati-hatian jadi hal penting yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama masa kehamilan.

Tak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga ibu hamil dari lingkungan yang buruk juga menjadi upaya menjaga kesehatannya. Salah satunya adalah dengan menjauhkannya dari asap rokok. Sebab, asap rokok dapat membawa dampak buruk untuk ibu hamil dan bayi yang ada dalam kandungannya.

Berikut ini informasi lengkap mengenai bahaya asap rokok untuk ibu hamil, penting diketahui telah dirangkum merdeka.com melalui healthline dan berbagai sumber lainnya.

Kandungan Rokok yang Berbahaya

Merokok telah diketahui dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan ini dapat disebabkan oleh zat yang berasal dari asap arus utama dan asap arus samping dari rokok.

Asap tembakau mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia. Di antaranya merupakan zat beracun antara lain karbon monoksida (CO), polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), serta partikel pemicu kanker seperti tarbenzopyrenes, vinil klorida, dan nitro-sonor nicotine.

Dampak asap rokok tidak hanya dirasakan perokok sendiri (perokok aktif), tetapi juga orang yang berada di lingkungan asap rokok (environmental tobacco smoke) atau disebut dengan perokok pasif. Orang yang terpapar asap rokok lingkungan secara umum menghadapi senyawa yang sama seperti yang dihirup langsung oleh perokok aktif.

Di Indonesia, sekitar 65,6 juta wanita dan 43 juta anak-anak terpapar asap rokok dan menjadi perokok pasif. Banyak warga Indonesia terpapar asap rokok karena 91,8% perokok merokok di rumah.

Bahaya Asap Rokok bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang menjadi perokok aktif maupun perokok pasif sama-sama memiliki dampak buruk untuk kesehatannya dan bayi yang ada dalam kandungannya. Bahaya asap rokok bagi ibu hamil berhubungan dengan efek merugikan pada ibu dan janin seperti gangguan pertumbuhan janin, berat badan bayi lahir rendah, persalinan preterm, dan peningkatan kematian janin dan bayi.

Di mana semakin lama ibu hamil bersama dengan perokok aktif di dalam rumah dan terpapar rokok bahkan lebih dari tujuh jam setiap harinya dapat meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Selanjutnya, asap rokok juga beresiko memicu kelahiran prematur. Ibu hamil yang terpapar asap rokok di rumahnya, 3,9 kali lebih beresiko melahirkan bayi prematur jika dibandingkan pada ibu hamil yang tidak terpapar asap rokok.

Dalam beberapa penelitian bahkan disebutkan bahwa ibu hamil dengan paparan asap rokok baik perokok aktif maupun perokok pasif memiliki kemungkinan kelahiran prematur 2,5 kali lebih besar dibanding ibu hamil yang tidak mengalami paparan rokok.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP