Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lansia di Sukabumi Tewas, Tak Sengaja Tertembak Teman yang Terpeleset saat Buru Babi

Lansia di Sukabumi Tewas, Tak Sengaja Tertembak Teman yang Terpeleset saat Buru Babi Ilustrasi babi. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Budimir Jevtic

Merdeka.com - Seorang lansia berusia 73 tahun bernama Benyamin Sulaeman, meninggal dunia dengan tragis. Ia meninggal secara tak sengaja tertembak rekannya sendiri saat berburu babi hutan di Kampung Cisarakan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (5/2).

Menurut Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila, pemburu asal Bogor itu tertembak oleh rekannya yang berinisial YA (59), warga Jalan Kidangkencana RT 001/027, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, saat berburu babi bersama.

"Korban tewas diketahui bernama Benyamin Sulaeman warga Jalan Kalasan Blok N I/12 RT 05/09, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. Pria berusia 73 tahun tersebut tewas setelah tertembak di bagian pinggul kanannya oleh senapan rekannya sendiri," kata Fadhila, di Sukabumi, Kamis (10/2).

Tak Sengaja Tertebak Usai YA Terpeleset

ilustrasi bebruru

Ilustrasi berburu ©2022 unsplash/Merdeka.com

Fadhila menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika Benyamin bersama YA tiba di lokasi kejadian kawasan Desa Loji, sekitar pukul 21.00 WIB.

Keduanya langsung menyusuri area hutan, untuk mencari babi hutan buruan. Nahasnya, kondisi jalan tanah yang baru diguyur hujan menjadi licin hingga YA terpeleset.

Diduga tidak hati-hati, YA yang berada di belakang Benyamin langsung jatuh dan tak sengaja menarik pelatuk senapan hingga pelurunya mengenai pinggul kanan korban yang berjalan di depannya.

Melihat rekannya terkapar, YA panik dan langsung meminta bantuan ke masyarakat sekitar. Tidak lama, warga berdatangan ke lokasi dan membantu mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Palabuhanratu.

Korban Tewas Sebelum Tiba di RS

Sayangnya, peluru yang bersarang di pinggul, membuat Benyamin mengembuskan napas terakhir, sebelum tiba di rumah sakit. Menurut polisi, senapan yang digunakan memiliki ukuran kaliber 8x57 mm, merek Mauser dan bernomor senjata api 11845.

Berdasarkan penyelidikan, polisi menemukan luka di bagian pinggul korban berdiameter 1 cm dan di dalam luka tersebut terdapat serpihan proyektil peluru.

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) personel Satreskrim Polres Sukabumi juga menemukan satu selongsong peluruh yang telah ditembakkan.

Kelalaian Pemilik Senjata

Atas kejadian itu, polisi turut menyita tiga buah proyektil peluru yang masih utuh dan senjata non-organik Polri Perbakin milik YA, termasuk nomor izin menggunakan senjata api dalam rangka berburu bernomor SI65IIYan.2.7.2022 tanggal 04 Februari 2022. Disebutkan, bahwa kejadian itu merupakan bentuk kelalaian dari pemilik senjata api (YA) "Kami masih mengembangkan kasus ini, namun dari hasil penyidikan tertembaknya korban oleh rekannya tersebut tidak ada unsur kesengajaan, tetapi lebih dikarenakan kelalaian Ya," tutur Fadhila, dilansir dari Antara.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP