Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kawasan Waduk Cirata Dipenuhi Sampah Usai Libur Lebaran, Begini Faktanya

Kawasan Waduk Cirata Dipenuhi Sampah Usai Libur Lebaran, Begini Faktanya Kondisi Waduk Cirata yang dipenuhi sampah. ©2022 YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel/Merdeka.com

Merdeka.com - Kondisi memprihatinkan karena penuh sampah terjadi di kawasan objek wisata Waduk Cirata yang membentang di wilayah Cianjur, Purwakarta hingga Bandung Barat. Diketahui kondisi tersebut terjadi seusai masa libur lebaran Idulfitri tahun 2022.

Berdasarkan kondisi di lokasi, sampah-sampah tersebut begitu memenuhi kawasan waduk hingga mengubah kondisi air menjadi sangat keruh.

“Ini sampah yang sangat luar biasa, mengotori Danau Cirata dan airnya sudah sangat keruh, sehingga kualitas ikannya pasti di bawah standar,” kata Anggota DPR RI Dedi Mulyadi, Senin (9/5), dilansir dari ANTARA.

Sampah Memenuhi Kawasan Waduk

kondisi waduk cirata yang dipenuhi sampah

©2022 YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel/Merdeka.com

Selama masa libur Lebaran, Dedi banyak menghabiskan waktu dengan berkeliling ke sejumlah titik untuk memantau kegiatan masyarakat. Dan di kawasan Waduk Cirata dirinya banyak bertemu dengan nelayan serta wisatawan.

Sayangnya, kondisi perairan waduk sangat kotor dan memprihatinkan akibat banyaknya sampah yang mengapung di hampir seluruh sudut waduk yang membentang di tiga kabupaten itu.

Dedi mengatakan jika kondisi demikian tidak bisa terus dibiarkan, dan harus segera dilakukan tindakan yang nyata secara bersama-sama agar kondisi waduk bisa kembali bersih.

Banyaknya Keramba Jadi Salah Satu Penyebab

Selain sampah yang mengapung, Dedi juga menyoroti kondisi keruhnya air yang disebabkan oleh banyaknya jumlah keramba ikan yang beroperasi.

Kondisi keruhnya air di sini, lanjut dia, diakibatkan oleh tingginya jumlah pakan ikan yang terus bertambah (diberikan) hingga mengendap dan mempengaruhi kondisi air.

“Air sudah sangat keruh, karena banyaknya keramba, kemudian ikan diberi pakan setiap hari, ditambah sampah dari sungai itu tidak terkendali, sehingga dampaknya seperti ini,” kata dia.

Butuh Dikelola Secara Baik

Kotornya Waduk Cirata disebut Dedi perlu dikelola secara baik sehingga ia tak ingin kawasan itu terus dieksploitasi menjadi sumber pembangkit listrik, peternakan, kegiatan nelayan dan rekreasi, namun dibiarkan tercemar.

“Jangan biarkan tempat ini terus dieksploitasi, tapi tidak ada kecintaan untuk merawat dan menjaganya. Semoga ini jadi perhatian bagi pengelola Cirata, masyarakat, pemerintah, semua yang berkepentingan, termasuk para peternak, petambak ikan. Ini harus diselesaikan jangan terus dibiarkan,” katanya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP