Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenali 3 Jenis Vaksin yang Dianjurkan bagi Orang Dewasa Selama Masa Pandemi

Kenali 3 Jenis Vaksin yang Dianjurkan bagi Orang Dewasa Selama Masa Pandemi jenis vaksin. ©2020 Merdeka.com/freepik

Merdeka.com - Vaksin berfungsi untuk melindungi seseorang agar tidak terjangkit suatu penyakit tertentu atau melawan suatu infeksi. Selain melindungi diri sendiri, vaksinasi akan melindungi orang lain yang memiliki peluang lebih besar tertular penyakit. Tidak hanya balita dan anak-anak, orang dewasa pun dianjurkan untuk tetap melakukan vaksinasi. Karena antibodi menurun sejalan dengan bertambahnya usia. Terlebih saat ini kita tengah berada di masa pandemi Covid-19.

Selain vaksin Covid-19, World Health Organization (WHO) serta organisasi kesehatan lainnya merekomendasi tiga jenis vaksin lain bagi orang dewasa di masa pandemi. Dokter Dirga Sakti Rambe menjelaskan, tiga jenis vaksin yang direkomendasikan bagi orang dewasa oleh WHO yakni vaksin influenza, pneumonia, dan pertusis.

"Ketiganya merupakan vaksin untuk mencegah penyakit yang berkaitan dengan saluran napas," ucap Dirga seperti dilansir dari tayangan bertajuk "Semua tentang Vaksin" di kanal Youtube Lawan Covid-19 ID pada Jumat (25/12). Lebih lanjut, berikut penjelasan mengenai tiga jenis vaksin tersebut.

1. Vaksin Influenza

jenis vaksin

©2020 Merdeka.com/freepik

Vaksin influenza menjadi penting untuk diberikan karena influenza atau flu sangat mudah untuk menyebar. Virus ini menyebar melalui percikan air liur atau kontak dengan barang yang telah terkontaminasi virus. Vaksin influenza bisa berupa suntikan atau semprot hidung. Untuk vaksin influenza suntikan, terdapat dua jenis vaksin yakni vaksin trivalent dan vaksin quadrivalent.

"Memang vaksin influenza dan pneumonia tidak mencegah kita dari terinfeksi Covid-19, tetapi kita ketahui bahwa orang yang mengalami influenza dan pneumonia lebih rentan terkena Covid-19. Penelitian menunjukkan pasien Covid yang pernah di vaksin influenza dan pneumonia gejalanya lebih ringan dan angka kematiannya lebih kecil," jelas dr. Dirga.

Menurutnya, vaksin influenza bisa diberikan pada orang dewasa pada semua usia. Namun, vaksinasi influenza perlu diulang setiap setahun sekali.

2. Vaksin Pneumonia

Vaksin pneumonia bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari penyakit pneumonia (radang paru) dan penyakit infeksi lain yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae atau bakteri pneumokokus. Pemberian vaksin ini dianjurkan bagi orang dewasa meskipun ada sejumlah kelompok yang rentan terserang pneumonia, yakni orang dewasa di atas 50 tahun, perokok aktif, serta orang yang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti penyakit paru-paru atau diabetes.

Ada dua jenis vaksin pneumonia. Pertama, vaksin Pneumococcal conjugate vaccine (PCV) atau PCV13 diberikan untuk anak-anak dan dewasa untuk melindungi tubuh dari 13 jenis bakteri. Kedua, vaksin Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV) atau PPSV23 untuk dewasa dan lansia yang mampu melindungi tubuh dari 23 jenis bakteri.

3. Vaksin Pertusis

Vaksin pertusis merupakan vaksin yang mencegah timbulnya batuk rejan, penyakit saluran napas akut yang disebabkan oleh Bordetella pertussis. Vaksin pertusis terdiri dari dua jenis, yaitu vaksin whole cell (wP) dan vaksin aselular (aP). Untuk pasien remaja dan dewasa diberikan dosis booster, sementara vaksin pertusis yang diberikan adalah vaksin aP yakni vaksin yang dibuat dari satu antigen atau lebih yang telah dipurifikasi.

Reporter: Dwiyana Pangesthi

(mdk/snw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP