Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kematian Akibat DBD di Tasikmalaya Tertinggi di Indonesia, Begini Penjelasan Dinkes

Kematian Akibat DBD di Tasikmalaya Tertinggi di Indonesia, Begini Penjelasan Dinkes ilustrasi demam berdarah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), kini tengah menghantui Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Hingga pertengahan tahun 2022, kematian akibat gigitan nyamuk itu mencapai 19 kasus.

Menurut Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Abdullah Mubarok, jumlah tersebut membuat angka kematian akibat demam berdarah menjadi yang tertinggi di Indonesia.

“Jadi dari 19 kasus kematian (akibat DBD) ini, 16 di antaranya anak-anak, satu itu ibu hamil, satu ibu nifas, dan satu lagi wanita usia 34 tahun,” tutur Mubarok, mengutip YouTube Liputan6 SCTV, Senin (11/7).

Didominasi Anak Usia 1 sampai 14 Tahun

Dijelaskan Mubarok, hingga Juli 2022 ini angka rata-rata kematian didominasi di kalangan anak-anak usia 1 sampai 14 tahun.

Bahkan, ada dua anak di Kelurahan Sukamanah, Cipedes yang meninggal dunia di hari yang sama setelah didiagnosa mengidap DBD. Sebelumnya, jentik nyamuk juga ditemukan di penampungan air milik keluarga korban.

nyamuk demam berdarah

shutterstock

“Jadi memang kasus tersebut didominasi oleh anak-anak usia satu sampai 14 tahun,” lanjut Mubarok.

Nyamuk DBD di Tasikmalaya Tak Mempan Difoging

Untuk saat ini, tingkat resistensi dari nyamuk-nyamuk DBD yang terjadi di Kota Tasikmalaya memiliki kekebalan yang tinggi. Kondisi ini memungkinkan pembasmian cara pengasapan (foging) kurang efektif.

“Nyamuk aedes aegypti di Kota Tasikmalaya juga kini sudah memiliki kekebalan yang sangat luar biasa, sehingga sekalipun kita melakukan foging, itu betul-betul sudah tidak efektif,” terang Mubarok.

Untuk membasmi penyakit DBD yang kini menyerang Kota Tasikmalaya, imbuh Mubarok, pemberantasan sarang nyamuk di lokasi berpotensi tergenang air menjadi solusi.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP