Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabupaten Kuningan Terjunkan Polisi Wisata Khusus, Ini Tugasnya

Kabupaten Kuningan Terjunkan Polisi Wisata Khusus, Ini Tugasnya DIsporapar Kab Kuningan. http://disporapar.kuningankab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat sudah mulai melonggarkan aktivitasnya dengan membuka akses pariwisata. Kegiatan pelonggaran tersebut merupakan persiapan warga untuk menyambut masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah Jawa Barat.

Kabupaten Kuningan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang sudah membuka akses pariwisata. Daerah wisata di kawasan dataran tinggi kaki Gunung Ciremai tersebut sudah mulai dibuka sejak 21 Juni 2020 lalu.

Namun agar penyebaran Covid-19 tidak kembali terjadi, pemerintah setempat pun berencana menerapkan sejumlah kebijakan di lokasi wisata di Kuningan. Salah satunya dengan menerjunkan Polisi Wisata.

Memantau Dan Menegur Pengunjung

obyek wisata cibulan kuningan

Ojek Wisata Cibulan, salah satu destinasi favorit pelancong./ Indonesia kaya ©2020 Merdeka.com

Dikutip dari liputan6, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Toto Toharuddin menjelaskan, jika salah satu tugas utama dari Polisi Wisata di Kabupaten Kuningan adalah dengan memantau kondusivitas di sekitar area yang didatangi pengunjung.

Selain itu mereka juga tidak segan-segan untuk menegur siapapun yang melanggar protokol kesehatan (tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak).

"Sekarang saya akan membuat surat tugas ke pejabat internal monitoring potret wisata Kuningan untuk jadi bahan kebijakan ke pimpinan dan tim gugus tugas Covid-19 setempat," kata Toto, Kamis (2/7/2020).

Menempatkan Posko Di Setiap Obyek Wisata

Toto mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema khusus dengan menempatkan para Polisi Wisata di tempat-tempat wisata andalan kawasan Kabupaten Kuningan.

Selain itu para petugas yang berjaga nantinya akan berkoordinasi dengan pihak pengelola untuk membatasi jumlah orang yang berlibur. Langkah tersebut demi menerapkan protokol physical distancing dan tetap mengenakan masker di era New Normal.

"Polisi wisata nanti tidak hanya memantau situasi di objek wisata sesuai protokol kesehatan tapi bagaimana memastikan protokol tersebut dipatuhi. Termasuk jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata," kata Toto.

Mengatur Jam Operasional

Menurutnya Polisi Wisata Khusus yang terdiri dari Dishub, Pol PP, tenaga kesehatan hingga TNI/Polri juga akan mengatur jam operasional di lokasi wisata. Hal itu guna mengendalikan lonjakan pengunjung di jam-jam tertentu.

"Termasuk pengaturan jam operasional juga akan kami terapkan sesuai kondisi sekarang karena kan ada kasus positif lagi. Ini menyesuaikan karena pemerintah juga akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM)," ujar dia.

Penambahan Kasus Covid

Toto menambahkan setelah ada penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan menjadi 25 kasus, per Selasa, 30/06/2020, objek wisata yang beroprasi langsung sepi pengunjung, walaupun keadaan tersebut telah terjadi sejak merebaknya Corona di Indonesia, namun saat ini nyaris tidak ada yang berkunjung.

"Jadi sampai sekarang total pasien positif Covid-19 di Kuningan mencapai 25 orang. Sebelumnya sempat nol kasus sampai hari Senin 26 Juni 2020 ada penambahan kasus," kata Agus, Rabu (1/7/2020).

Ia pun berharap dengan adanya penambahan kasus Covid tersebut, pihak pengelola wisata bisa dengan tegas menerapkan aturan protokol kesehatan hingga kasus bisa terus ditekan dan industri pariwisata bisa kembali bergeliat.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP