Vaksin Covid-19 Jadi Kontroversi, Begini Cara Bupati Bogor Yakinkan Masyarakat
Merdeka.com - Bupati Bogor, Jawa Barat Ade Yasin baru-baru ini berupaya meyakinkan masyarakat terkait kehalalan dan kesucian dari vaksin Covid-19. Dalam kesempatan itu dirinya berupaya mengajak tokoh lintas agama untuk disuntik vaksin kloter pertama di Kabupaten Bogor.
Menurutnya saat ini masyarakat tak perlu ragu untuk disuntik vaksin. Mengingat vaksin yang sudah beredar telah dijamin kehalalannya oleh MUI dan mengikuti vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar untuk menekan angka penyebaran dari virus corona.
"Jangan ragu untuk ikut vaksinasi, kesucian dan kehalalannya sudah difatwakan oleh MUI. Insya Allah aman. Mengikuti vaksin berarti berikhtiar untuk menyelamatkan diri sendiri, dan orang banyak," kata Ade di Cibinong, Bogor, Selasa (26/01) seperti dilansir dari Antara.
Tokoh Lintas Agama dan Wakil Bupati Jadi Orang Pertama Divaksin
Pelaksana vaksinasi Covid-19 diselenggarakan di Puskesmas Cimandala. Kabupaten Bogor akan melibatkan sembilan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB). Kemudian, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan juga akan menjadi orang pertama di Kabupaten Bogor yang akan menerima vaksin Covid-19.
"Karena saya penyintas COVID-19 yang tidak diperbolehkan menerima vaksin, maka Bapak Iwan Setiawan yang akan divaksin perdana bersama sejumlah tokoh agama dan tenaga kesehatan," kata Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor itu.
Dilaksanakan 28 Januari 2021
Menurutnya, kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2021 besok di 143 lokasi setelah sebelumnya menerima 25.600 dosis vaksin.
Lokasi yang akan digunakan di antaranya, 22 rumah sakit (RS) swasta (saat ini masih dalam tahap mengusulkan ke Dinas Kesehatan). Kemudian 131 lainnya sudah terdaftar dan dievaluasi oleh dinkes (terdiri dari 101 puskesmas, empat RSUD, satu RSPG, satu RSAU, tujuh RS swasta, dan tujuh klinik).
"Pelaksanaan vaksinasi oleh Pemkab Bogor akan dilakukan di tempat yang sudah memenuhi syarat, bukan di sembarang tempat," terang Ade Yasin.
Sebanyak 12.800 Sasaran

©2020 REUTERS
Sebelumnya sebanyak 25.600 dosis vaksin Covid-19 untuk 12.800 penerima telah tiba di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari Selasa, (26/1) kemarin. Ia pun menambahkan dari dosis tersebut akan dipergunakan untuk dua kali suntik dengan jarak 14 hari setelah penyuntikan pertama digelar.
"25.600 vaksin untuk 12.800 nakes, karena masing-masing nakes dua kali (suntik), jaraknya 14 hari," papar Ade.
(mdk/nrd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya