Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga Minyak Goreng Melonjak, Perajin Tahu Sumedang Terpaksa Lakukan Ini

Harga Minyak Goreng Melonjak, Perajin Tahu Sumedang Terpaksa Lakukan Ini Pedagang Tahu Sumedang Menjerit Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng. ©2021 YouTube Jurnal Suma/ Merdeka.com

Merdeka.com - Kenaikan harga minyak goreng selama dua pekan terakhir di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat cukup membuat pedagang serta pengusaha tahu setempat menjerit.

Menurut salah satu pedagang di Kelurahan Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, melonjaknya harga bahan pokok tersebut cukup berdampak terhadap omzet yang diperoleh dari hasil penjualan tahu.

Tak hanya itu, pedagang di sana juga terpaksa melakukan siasat dengan memperkecil ukuran tahu agar tidak semakin merugi. Melansir YouTube Jurnal Suma Selasa (02/11) berikut informasi selengkapnya.

Sulit untuk Bangkit

pedagang tahu sumedang menjerit imbas kenaikan harga minyak goreng

Pedagang Tahu Sumedang Menjerit Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng ©2021 YouTube Jurnal Suma/ Merdeka.com

Dimar, salah seorang pedagang tahu di wilayah Cipameungpeuk, Sumedang Selatan mengatakan jika kenaikan harga minyak goreng tersebut cukup membuat usahanya sulit.

Ia mengaku, kenaikan tersebut berdampak terhadap turunnya daya beli konsumen hingga membuat omzetnya kian menipis.

“Kenaikan ini sangat terasa ke semua pedagang tahu Sumedang, bahkan untuk omzet itu sangat menipis dan kami sulit untuk bangkit. Kami berharap harga minak goreng bisa kembali normal seperti semula” terangnya kepada wartawan, Jumat (29/10)

Harga Mencapai Rp17 ribu Per Kilogram

pedagang tahu sumedang menjerit imbas kenaikan harga minyak goreng

Pedagang Tahu Sumedang Menjerit Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng ©2021 YouTube Jurnal Suma/ Merdeka.com

Saat disinggung soal harga, Dimar mengakui kenaikan tersebut cukup tinggi selama dua minggu terakhir. Sebelumnya minyak goreng curah bisa ia dapatkan seharga Rp13.500 sampai Rp14.000, namun usai mengalami kenaikan, harga langsung melambung di angka Rp17.000.

Dirinya bersama pedagang tahu di sana berharap agar pemerintah bisa memperhatikan kondisi pedagang. Mengingat selama penerapan PPKM ini para penjual dan pengusaha tahu Sumedang sulit untuk bertahan

“Sudah dua minggu kebelakang harga minyak goreng Rp17.500 di pasaran pedagang, kalau harga normalnya kurang lebih Rp13.000 sampai Rp14.000. Semoga pemerintah memperhatikan hal ini” katanya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP