Cuaca Jadi Acuan, Begini Update Terbaru Pencarian Eril di Sungai Aare Swiss
Merdeka.com - Pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang hilang di Sungai Aare, Swiss bulan lalu masih terus dilakukan. Informasi ini disampaikan oleh Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Bern pada Selasa, 7 Juni 2022.
Mengutip laman resmi Kemlu, Kamis (9/6), pencarian terus diupayakan oleh berbagai unsur termasuk kepolisian dengan menyesuaikan kondisi cuaca di lokasi. Saat ini penelusuran telah dilakukan hingga sejauh 30 kilometer di sepanjang sungai.
"Kepolisian Bern memastikan bahwa pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril, yang hilang di sungai Aare, akan terus berlanjut. Hingga Selasa (7/6), pencarian telah mencakup sekitar 30 KM wilayah sungai Aare." tulis rilis tersebut
Metode Menyesuaikan Kondisi Cuaca
Terkait metode pencarian, disebutkan KBRI jika petugas berwenang akan berhati-hati dan menyesuaikan dengan kondisi cuaca di lokasi yang berubah-ubah. Namun jika kondisi cuaca panas, akan membantu proses pencarian.
Disebutkan pihak kepolisian di sana, saat cuaca cerah jumlah pengunjung ajak meningkat hingga ribuan per harinya. Hal ini tentu akan berdampak positif dan memudahkan pencarian
"Saat cuaca baik, jumlah pengunjung di sungai Aare cenderung meningkat. Misalnya pada musim panas tahun 2021, jumlah pengunjung yang beraktivitas di sungai Aare dapat mencapai 18.000 orang dalam satu hari." sebut KBRI
Sebelumnya berbagai metode telah dilakukan seperti patroli darat, penelusuran dengan perahu di air, pemanfaatan drone pengintai, penggunaan alat untuk mengetahui kondisi bawah air, penugasan penyelam (diver), serta anjing pelacak untuk membantu pencarian.
Yellow Notice Masih Berlaku
Seperti diberitakan Merdeka.com sebelumnya, saat ini peringatan orang hilang yang dirilis global atau Yellow Notice Interpol masih diberlakukan sampai Eril ditemukan.
"Untuk YN (Yellow Notice) tidak ada batas waktu. Berlanjut sampai ketemu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, pada Jumat (3/6) lalu
Oleh karena itu, hingga kini Polri masih terus melakukan koordinasi dengan kepolisian di negara Swiss tempat Eril hilang.
"Polri terus berkoordinasi dengan Polisi Swiss dan KBRI memonitor perkembangan di lapangan," lanjut KBRI di Bern
Pencarian Terus Diupayakan

Pencarian anak Ridwan Kamil di Swiss kemlu.go.id
Perlu diketahui, saat kejadian pada kamis (26/5) Eril tengah berada di Swiss untuk persiapan melanjutkan studi S2-nya.
Ketika itu, KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5) pukul 11.24 waktu setempat
Menurut penjelasan Kepolisian, Eril mengalami situasi darurat pada saat berenang. Hingga laporan masuk, pihak berwenang berkomitmen bahwa proses pencarian akan terus diupayakan secara maksimal dengan mengerahkan berbagai metode.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya