Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 dari Aktivitas Keagamaan, Walkot Bandung Ingatkan Ini

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 dari Aktivitas Keagamaan, Walkot Bandung Ingatkan Ini Warga salat Idulfitri di masa pandemi Covid-19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Potensi sebaran Covid-19 di bulan Ramadan masih menjadi perhatian pemerintah. Wali Kota Bandung Oded M Danial memberikan sejumlah imbauan pada warganya menjelang Idulfitri pekan depan.

Ia mengajak masyarakat lebih waspada saat menjalankan aktivitas keagamaan. Jangan sampai lengah dan berakibat buruk seperti kasus di India.

“Ini penting saya sampaikan, jangan sampai terjadi seperti di India,” ujarnya, saat memberikan arahan pada Safari Ramadan di Masjid Al Amanah, Kota Bandung, Minggu (2/5/2021) sore lalu, dilansir dari Liputan6.com.

Berikut imbauan untuk mencegah lonjakan Covid-19 yang disampaikan oleh pria kelahiran 15 November 1962 itu:

Jangan Terlena

ilustrasi masker

©Shutterstock

Dalam kesempatan tersebut, Oded menyampaikan pesan agar tidak terlena 'menjaga diri' saat melaksanakan ibadah bulan Ramadan. Ia menuturkan, penyebab meledaknya kasus Corona (Sars-Cov-19) di India, salah satunya akibat aktivitas keagamaan yang tidak memperhatikan protokol kesehatan.

Sebagai tokoh dari latar belakang keagamaan, Oded paham betul makna semangat Ramadan bagi umat muslim. Namun yang tak kalah penting di masa sekarang adalah kesehatan dari seluruh umat.

“Jangan sampai terlena. karena kata kunci untuk meminimalisir penyebaran covid ini adalah disiplin protokol kesehatan," ujarnya.

Mengawal Kedisiplinan Protokol dalam Menyongsong Lebaran

Sebagai kepala daerah, Oded turut menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengawal penerapan protokol kesehatan (memakai masker, menghindari kerumunan, hingga menjaga jarak aman) sampai Idulfitri nanti.

“Kita diwajibkan ikhtiar dari serangan Covid-19 ini. Yang dinilai itu seperti apa ikhtiar kita," tambahnya.

Adapun kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Amanah ini menjadi lokasi pertama dari enam titik yang disesuaikan dengan eks wilayah. Setelah dari eks wilayah Tegalega tersebut, Safari akan kembali dilaksanakan di wilayah Cibeunying, Karees, Gedebage, Ujungberung dan wilayah Bojonegara.

"Pak Wali minta kalau prokesnya tidak ketat. Jika tidak terjaga dengan baik, jangan dilanjutkan lagi. Makanya kita pilih sore hari supaya protokol kesehatan bisa tetap dijaga," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Setda Kota Bandung, Momon Ahmad Imron.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP