Cara Mengatasi Depresi di Tempat Kerja, Kenali Tanda-tandanya
Merdeka.com - Merasa tertekan saat bekerja adalah hal yang umum. Merasa cemas, kehilangan motivasi, sulit berkonsentrasi, dan rasa bosan hanyalah contoh kecil dari hal-hal yang mungkin Anda rasakan ketika Anda mengalami gejala depresi di tempat kerja.
Dan jika pekerjaan tidak menyebabkan depresi, lingkungan kerja dapat memperburuk gejala bagi orang yang sudah hidup dengan depresi. Setiap tempat kerja atau pekerjaan dapat menjadi penyebab potensial atau faktor penyebab depresi, tergantung pada tingkat stres dan dukungan yang tersedia di tempat kerja.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lingkungan kerja yang negatif dapat menyebabkan:
Mental Health America melaporkan bahwa depresi berada di antara tiga masalah teratas di tempat kerja bagi para karyawan. Mengalami depresi kerja adalah hal yang umum, namun juga harus segera diatasi.
Jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami depresi di tempat kerja, mencari cara mengatasi depresi harus menjadi prioritas, karena kondisi ini dapat memengaruhi kinerja Anda.
Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tentang tanda-tanda depresi di tempat kerja dan juga bagaimana cara mengatasi depresi kerja tersebut.
Tanda-tanda Depresi Kerja
Tanda-tanda depresi di tempat kerja mirip dengan gejala depresi pada umumnya. Beberapa mengatakan, tanda ini mungkin terlihat lebih spesifik saat di tempat kerja. Depresi ini akan memengaruhi kinerja Anda dalam bekerja, dan juga di rumah.

Shutterstock/KieferPix
Dilansir dari Healthline, beberapa tanda depresi kerja yang umum meliputi:
Jika Anda pandai menutupi atau menginternalisasinya, tanda-tanda depresi kerja ini mungkin tidak terlihat oleh rekan kerja Anda. Tetapi ada beberapa gejala yang mungkin dapat mereka sadari.
Menurut Rashmi Parmar, seorang psikiater di Community Psychiatry, berikut adalah beberapa tanda umum depresi kerja yang harus diperhatikan:
Cara Mengatasi Depresi Kerja
Cari Bantuan
Dilansir dari themuse.com, jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami depresi, Anda bisa mulai mencari pengobatan untuk mengatasi depresi. Berkonsultasi dengan terapis atau kelompok pendukung adalah cara terbaik untuk membantu Anda mengatasi gejala, yang pada gilirannya akan membantu Anda mengelola kehidupan profesional Anda dengan lebih baik. Selain itu, banyak perusahaan juga menawarkan layanan kesehatan mental tambahan melalui yang biayanya ditanggung oleh perusahaan.
Cari Kebahagiaan dari Hal Kecil
Karena depresi akan menguras energi, motivasi, dan minat Anda, penting untuk mengidentifikasi hal-hal dalam pekerjaan atau lingkungan kerja Anda yang memberi Anda kesenangan atau perasaan bahagia. Misalnya, Anda bisa berjalan-jalan sebentar untuk minum kopi , atau makan siang dengan rekan kerja untuk membuat pikiran jadi lebih ringan. Atau Anda mungkin menyukai satu tugas tertentu di tempat kerja.
Apa pun itu, masukkan hal kecil ini ke dalam jadwal Anda dan sempatkan untuk melakukannya sebagai hadiah kecil setelah melewati hal-hal yang kurang menyenangkan. Tujuannya adalah untuk menemukan momen kenikmatan. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik dan mengurangi dampak depresi pada pekerjaan Anda. Hal kecil ini mungkin tidak sebanding dengan perasaan depresi Anda, tapi masih dapat membantu untuk meringankan perasaan Anda di hari itu.
Temukan Dukungan Seseorang

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Penting untuk memiliki teman terpercaya, idealnya di tempat kerja, yang dapat mendukung Anda melalui masa-masa sulit. Karena dalam bekerja, Anda pasti akan merasakan masalah atau stres di satu titik. Untuk memulihkan pikiran dan suasana hati, Anda membutuhkan seseorang untuk diajak berbicara.
Namun jika Anda tidak ingin berbagi tentang kondisi Anda di kantor, pastikan Anda memiliki teman di luar kantor dan keluarga yang mendukung untuk diajak bicara. Terapi kelompok adalah cara lain yang bagus untuk melihat bahwa Anda tidak sendirian dalam perjuangan Anda.
Tentukan Tujuan yang Jelas
Salah satu dampak dari adanya depresi adalah sulitnya untuk mengembangkan fokus. Anda harus menetapkan tujuan yang sangat jelas dan bersikap realistis tentang apa yang dapat Anda capai setiap hari. Jangan buat target yang terlalu besar terlebih dulu. Buat proses untuk mencapainya menjadi jalan setapak yang sekiranya mudah dilalui.
Anda bisa membuat daftar aktivitas harian dan menyoroti prioritas utamanya, yang memastikan bahwa Anda memenuhi kebutuhan yang paling penting, yaitu pekerjaan atau permintaan perusahaan. Periksa ulang memo Anda, beri diri sendiri waktu ekstra untuk menyiapkan tugas, dan minta rekan kerja untuk melihat pekerjaan jika Anda mengalami minggu yang sulit.
Lakukan apa pun yang dapat membantu Anda mengatasi depresi, dan jangan terlalu keras pada diri sendiri ketika Anda mengalami hari yang sulit. Karena proses untuk mengatasi depresi tidak bisa dengan cara instan.
Berbicaralah
Jika segala sesuatunya menjadi sulit, atau jika Anda perlu mengambil waktu istirahat lebih banyak daripada yang diizinkan, Anda mungkin perlu berbicara kepada atasan Anda. Ketika mengalami minggu yang sangat sulit, Anda bisa memberi tahu atasan bahwa Anda sedang menghadapi depresi. Akan lebih baik jika memberi tahu atasan bahwa Anda mengalami depresi, bukan karena kurangnya minat pada pekerjaan.
Namun, mungkin tidak semua orang memiliki hubungan yang mudah seperti itu dengan atasannya, jadi jangan merasa berkewajiban untuk mengungkapkan detailnya. Jika ada orang bertanya tentang kondisi Anda, Anda bisa mengatakan bahwa Anda " sedang berurusan dengan beberapa masalah kesehatan" dan berhenti di situ. Atau, konsultasikan dengan HR untuk menentukan pendekatan terbaik.
Jika sama sekali tidak ingin membahas secara spesifik dengan kolega Anda, mintalah cuti beberapa hari dan lakukan apa pun yang dapat membantu Anda mengatasi depresi.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya